Berita Islam – Sholat witir adalah salah satu sholat sunnah yang dilakukan pada malam hari dengan jumlah tiga rakaat. Sholat witir sendiri menjadi salah satu ibadah sunnah yang sering dilakukan umat muslim pada bulan Ramadhan, karena biasanya sholat ini dilakukan setelah sholat teraweh.
Namun sampai saat ini, umat muslim masih banyak yang bingung mengenai aturan sholat di malam hari yang benar. Dalam hadist Rasulullah SAW menganjurkan bahwa sholat witir menjadi ibadah yang dilakukan sebagai penutup malam hari. Rasulullah SAW bersabda :
اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا
Artinya:
“Jadikanlah shalatmu yang paling akhir di waktu malam berupa shalat witir,” (HR Bukhari Muslim)
Sebagai ibadah yang bersifat sunnah, sholat witir tidak diwajibkan untuk dilakukan setiap malam sehingga jika umat muslim ingin sholat tahajud setelah sholat witir maka hal itu sah-sah saja. Hanya saja jika sholat tahajud dilakukan setelah sholat witir, umat muslim tidak mendapatkan keutamaan sholat witir seperti yang sudah disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam hadistnya.

Oleh sebab itu untuk tetap mendapatkan amal baik dari sholat witir, maka disarankan untuk melakukannya setelah sholat tahajud. Umat muslim sendiri disarankan untuk melakukan sholat witir tidak secara berjamaah setelah sholat teraweh.
Hal ini disebabkan karena menurut Imam an-Nawawi dalam al-Majmu’ Syarah Muhadzdzab mengatakan bahwa sholat witir bukanlah tipe sholat yang dilakukan secara berjamaah. Namun dalam bulan Ramadhan, para ulama memberikan pengecualian untuk melakukan sholat witir berjamaah yang disambung setelah sholat teraweh.
Sholat witir memang diriwayatkan sebagai ibadah sunnah terakhir sebagai penutup malam, sehingga lebih baik untuk melakukan sholat teraweh dan sholat tahajud dahulu sebelum melakukan sholat witir.
Syekh Zakaria al-Anshari dalam Syarah al-Bahjah al-Wardiyah (4/140) mengatakan bahwa
“Sekiranya seseorang melaksanakan shalat witir setelah shalat tahajud maka hal tersebut lebih utama daripada shalat witir sebelum tahajud. Meskipun dengan mengakhirkan witir akan menyebabkan tidak terlaksananya shalat witir dengan cara jamaah di bulan Ramadhan.”