Kapan Malam Lailatul Qadar 2025? Simak Tanda dan Amalannya

Berita Islam – Dalam bulan Ramadan terdapat malam yang mulia, yakni malam Lailatul Qadar. Malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan. Hal ini seperti tertuang dalam surah Al-Qadr ayat 3.

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ۝٣

lailatul-qadri khairum min alfi syahr

Artinya:”Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan,”

Organisasi masyarakat (ormas) Muhammadiyah menetapkan awal bulan Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Sementara pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) diagendakan menggelar Sidang Isbat penentuan awal Ramadhan 1446 H pada Jumat, 28 Februari 2025.

Muhammadiyah menetapkan tanggal 1 Ramadhan 1446 H melalui metode hisab hakiki wujudul hilal. Sedangkan pemerintah dan ormas seperti Nahdatul Ulama (NU) memakai metode rukyatul hilal (pemantauan hilal).

Kapan Malam Lailatul Qadar 2025?

Rasulullah SAW. pernah menyampaikan bahwa Malam Lailatulqadar jatuh pada sepuluh malam terakhir Ramadan dan lebih diharapkan jatuh pada malam-malam ganjil (21, 23, 25, 27, atau 29). Namun, beliau tidak pernah menyebutkan tanggal pastinya.

Berikut ini adalah beberapa hadits tentang waktu Malam Lailatulqadar:

  • Rasulullah SAW. bersabda: “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan.” (HR. Bukhari no. 2017 dan Muslim No. 1169)
  • Dari Aisyah RA., Rasulullah SAW. bersabda: “Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari No. 2017)
  • Rasulullah SAW. pernah hendak memberitahukan umatnya kapan persisnya Lailatul Qadar, tetapi Allah menghendaki agar waktunya tetap dirahasiakan. Beliau bersabda: “Aku keluar untuk memberitahukan kepada kalian tentang Lailatul Qadar, namun kemudian ada dua orang yang bertengkar sehingga itu diangkat (dilupakan). Barangkali ini lebih baik bagi kalian. Carilah ia pada malam ke-27, ke-25, atau ke-23.” (HR. Bukhari No. 2023)

Tanda Malam Lailatul Qadar 2025

Malam Lailatul Qadar memiliki sejumlah tanda tertentu. Nabi Muhammad saw pernah menjelaskan terkait tanda-tanda malam Lailatul Qadar.

“Sesungguhnya bulan ini (Ramadhan) telah datang kepada kalian. Padanya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa saja yang terhalangi darinya, sungguh ia telah terhalangi dari semua kebaikan. Dan tidak ada yang terhalangi (darinya), kecuali orang yang memang terhalangi dari kebaikan)” (HR Ibnu Majah).

Rasulullah saw juga pernah ditanya tentang tanda-tanda malam Lailatul Qadar. Nabi bersabda:”Yaitu malam yang terang dan bercahaya, udaranya tidak panas dan tidak dingin, tidak ada mendung tidak ada hujan, tidak ada gerak angin dan tidak ada bintang yang dilempar. Paginya matahari terbit dengan terang tapi tidak terlalu memancar,”.

Berikut ini adalah sederet tanda-tanda malam Lailatul Qadar:

    • Saat malam terasa lebih tenang dan damai
    • Cahaya di langit lebih cerah dari biasanya
    • Suhu udara tidak terlalu dingin atau terlalu panas
    • Sinar matahari saat terbit tidak begitu panas
    • Di langit tidak ada bintang
    • Udara terasa lebih sejuk dan membuat perasaan jadi bahagia
    • Saat beribadah terasa nyaman.

Amalan untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar

Dilansir laman NU Jabar, para ulama kita mengajarkan, agar mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar maka hendaknya kita memperbanyak ibadah selama bulan Ramadan. Di antaranya:

  1. Senantiasa salat fardu lima waktu berjemaah.
  2. Mendirikan salat malam atau qiyamul lail (salat tarawih, tahajud, dan sebagainya).
  3. Membaca Al-Qur’an sebanyak-banyaknya dengan tartil.
  4. Memperbanyak zikir, istigfar dan berdoa

Author: pangeranbertopeng