Berita Islam – Meski kini program bayi tabung sedang marak dilakukan oleh pasangan suami istri yang sulit mendapatkan keturunan. Kegiatan ini merupakan hal yang masih diperdebatkan dalam islam sehinga dapat menimbulkan kekeliruan terhadap kegiatan tersebut. Bayi tabung merupakan proses kehamilan yang berawal dari dengan sel telur istri yang dibuahi oleh sperma suami diluar dari hubungan intim. Atau dalam Bahasa arabnya berjima yang diwadahi oleh semacam tabung medis.
Pada kondisi normal, pertemuan ini berlangsung di dalam saluran tuba. Dalam proses bayi tabung atau IVF, sel telur yang sudah matang diambil dari indung telur lalu dibuahi dengan sperma di dalam sebuah medium cairan.
Setelah berhasil, embrio kecil yang terjadi dimasukkan ke dalam rahim dengan harapan dapat berkembang menjadi bayi. Proses yang berlangsung di laboratorium ini dilaksanakan sampai menghasilkan suatu embrio yang akan ditempatkan pada rahim ibu.
Embrio ini juga dapat disimpan dalam bentuk beku dan dapat digunakan kelak. Apabila dibutuhkan seperti dikutip dari Jurnal Al ‘Adl berjudul Bayi Tabung dalam Pandangan Islam yang ditulis Mu. Idris, dan di kutip dari laman Ejournal.iainkendari.
Hukum bayi tabung dalam Islam
Dalam pandangan Islami, keberadaan teknologi bayi tabung bisa membantu pasangan suami istri yang keduanya atau salah satunya mandul. Selain itu ada hambatan alami pada suami atau istri, menghalangi bertemunya sel sperma dan sel telur. Misalnya karena tuba fallopi terlalu sempit atau ejakulasinya terlalu lemah.
Akibat(mafsadah) dari bayi tabung Percampuran Nasab,padahal Islam sangat menjaga kesucian atau kehormatan kelamin dan kemurnian nasab. Karena ada kaitannya dengan kemahraman (siapa yang halal dan haram dikawini) dan kewarisan.
- Bertentangan dengan sunnatullah atau hukum alam.
- Inseminasi pada hakikatnya sama dengan prostitusi/ zina karena terjadi percampuran sperma dengan ovum tanpa perkawinan yang sah.
- Kehadiran anak hasil inseminasi buatan bisa menjadi sumber konflik di dalam rumah tangga terutama bayi tabung. Dengan bantuan donor merupakan anak yang sangat unik yang bisa berbeda sekali bentuk dan sifat sifat fisik dan karakter/mental si anak dengan bapak ibunya.
- Anak hasil inseminasi buatan/bayi tabung yang percampuran nasabnya terselubung dan sangat dirahasiakan donornya adalah lebih jelek daripada anak adopsi yang pada umumnya diketahui asal dan nasabnya.
- Bayi tabung lahir tanpa proses kasih sayang yang alami. Terutama pada bayi tabung lewat ibu titipan yang harus menyerahkan bayinya pada pasangan suami istri yang punya benihnya, sesuai dengan kontrak, tidak terjalin hubungan keibuan antara anak dengan ibunya secara alami.