Berita Islam – Dalam kalender Hijriah terdapat 12 bulan yang menjadi pedoman umat Muslim dalam menjalankan berbagai ibadah dan penanggalan keagamaan. Namun, di antara 12 bulan tersebut, ada empat bulan yang memiliki kedudukan istimewa dan dikenal sebagai bulan haram dalam Islam.
Disebut sebagai 4 bulan haram, diantaranya yaitu Bulan Muharram, Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Rajab. Selain pahala yang dilipatgandakan, perbuatan yang dilarang agama juga sangat dilarang untuk dilakukan melebihi pada bulan-bulan biasa.
Lalu apa yang harus dilakukan saat bulan haram datang? Simak informasinya berikut ini.
Apa Saja 4 Bulan Haram Itu?
4 bulan haram datang berturut-turut selama 3 bulan yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan 1 bulan yang datang secara terpisah yaitu bulan Rajab.
Hal ini terdapat dalam ayat yang artinya :
“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa”. (QS. At-Taubah ayat 36)
Selain itu, dalam hadis juga dijelaskan tentang bulan haram yang diriwatkan oleh Bukhari dan Muslim yang artinya :
“Zaman berputar seperti hari Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu terdiri dari 12 bulan, di antaranya 4 bulan Haram, tiga bulan berurutan, Zulkaidah, Zulhijjah, dan Muharram. Adapun Rajab yang juga merupakan bulannya kaum Mudhr, berada di antara Jumadil Akhir dan Sya’ban.” (HR Bukhari Muslim).
Keistimewaan Bulan Haram
Dalam tradisi Islam, bulan haram memiliki kedudukan mulia sejak masa Nabi Ibrahim AS hingga masa Rasulullah SAW. Pada masa Arab pra-Islam, peperangan bahkan dihentikan selama bulan-bulan ini sebagai bentuk penghormatan. Islam kemudian melanjutkan kemuliaan tersebut dengan memberikan penekanan pada peningkatan amal saleh dan menjauhi dosa selama bulan haram.
Para ulama menyebut bahwa pahala amal baik pada bulan haram dapat dilipatgandakan. Sebaliknya, perbuatan dosa juga memiliki konsekuensi yang lebih berat karena dilakukan di waktu yang dimuliakan. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk:
- Memperbanyak ibadah dan amal saleh
- Menjaga ucapan dan perilaku
- Menghindari permusuhan dan kezaliman
- Memperbanyak sedekah dan istighfar
- Menjalankan puasa sunnah