Berita Islam – Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah untuk meraih pahala dan keberkahan di bulan Dzulhijjah. Salah satu amalan yang paling utama adalah puasa sunnah sebelum Iduladha.
Ibadah ini memiliki banyak keutamaan, mulai dari penghapusan dosa, meningkatkan ketakwaan, hingga menjadi bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT pada hari-hari terbaik dalam Islam.
Puasa sunnah di bulan Dzulhijjah juga menjadi momentum penting untuk mempersiapkan hati sebelum merayakan Idul Adha dan ibadah kurban. Tidak heran jika banyak umat Muslim mencari informasi mengenai jenis puasa sunnah sebelum Iduladha beserta manfaat dan tata caranya. Berikut penjelasan lengkap yang dapat menjadi panduan.
1. Puasa Dzulhijjah
Puasa Dzulhijjah merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 1-7 Dzulhijjah. Ibadah ini menjadi salah satu amalan yang dianjurkan pada awal bulan Dzulhijjah, tepatnya sebelum Idul Adha.
Waktu Pelaksanaan Puasa Dzulhijjah 2026
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 Mei 2026 dan 7 Dzulhijjah bertepatan pada 24 Mei 2026. Namun, penetapan ini masih bersifat prediksi karena tanggal resmi akan ditentukan melalui sidang isbat yang digelar pada 17 Mei 2026.
Sementara itu, merujuk pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah menetapkan tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada tanggal yang sama, yakni 18-24 Mei 2026. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa puasa Dzulhijjah 2026 diperkirakan berlangsung pada pada Senin, 18 Mei hingga Minggu, 24 Mei 2026.
2. Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Untuk puasa ini dikerjakan sehari sebelum jamaah haji melakukan wukuf.
Waktu Pelaksanaan Puasa Tarwiyah 2026
Jika merujuk pada kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026, 8 Dzulhijjah akan jatuh pada Senin, 25 Mei 2026. Dengan kata lain, puasa Tarwiyah dapat dilaksanakan pada 25 Mei 2026 mendatang.
3. Puasa Arafah
Selanjutnya puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan hari wukuf jamaah haji di Padang Arafah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Waktu Pelaksanaan Puasa Arafah 2026
Merujuk pada kalender Hijriah terbitan Kemenag, 9 Dzulhijjah diprediksi bertepatan dengan tanggal 26 Mei 2026. Dengan begitu, puasa Arafah diperkirakan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026.
-
- Niat Puasa Dzulhijjah
Adapun bacaan niat puasa Dzulhijjah adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala.”
-
- Niat Puasa Tarwiyah
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: ”Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’ala.”
Berikut bacaan niat puasa tarwiyah siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: ”Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’ala.”
-
- Niat Puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: ”Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala.”
Sama seperti puasa Tarwiyah, niat puasa Arafah tetap dapat dilafalkan pada siang hari jika lupa dibaca pada malam sebelumnya. Hal ini sah dilakukan sejak pagi hingga sebelum masuk waktu Zuhur. Syaratnya, seseorang belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar. Berikut niat puasa Arafah siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: ”Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta’ala.”