Kegiatan Memeriahkan Idul Fitri Bersama Keluarga

Berita Islam – Hari raya Idul Fitri memang selalu jadi momen yang ditunggu-tunggu. Setelah sebulan menjalani puasa Ramadan, tentu banyak kegiatan selama lebaran yang ingin Anda lakukan bersama keluarga ataupun kerabat terdekat.

Nah, selain menyiapkan aneka menu lebaran favorit keluarga, yuk semarakkan hari raya Idul Fitri dengan berbagai rekomendasi kegiatan dalam artikel berikut. Simak baik-baik sampai selesai, ya!

1. Makan Ketupat dan Opor Ayam

Tak lengkap rasanya bila Lebaran tanpa menyantap menu-menu yang wajib ada di meja makan.

Sebut saja ketupat, opor ayam, semur daging, rendang daging, sambal goreng ati, dan lain sebagainya.

Jadi, bukan hanya sibuk menikmati kue-kue khas Lebaran seperti kastangel dan nastar saja ya, tapi menikmati sajian menu beratnya pun juga.

2. Saling Memaafkan

Hari raya Idul Fitri dianggap sebagai simbol kemenangan setelah berhasil menahan nafsu selama bulan Ramadan. Oleh karena itu, lebaran merupakan momen dimana manusia seolah kembali ke fitrah sekaligus menjadi pribadi yang lebih baik. Untuk mengawalinya, disunnahkan untuk saling bermaaf-maafan dengan orang sekitar.

Bahkan di beberapa daerah di Indonesia, kegiatan lebaran Idul Fitri ini dijadikan sebagai tradisi yang biasanya disebut sungkeman. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan untuk saling memaafkan sekaligus menyampaikan rasa sayang kepada orang terdekat, ya!

3. Mendekorasi Rumah

Kegiatan selama lebaran yang bisa dilakukan adalah dengan mendekor rumah. Hari raya Idul Fitri selalu identik dengan kegiatan silaturahmi antar keluarga maupun kerabat dan teman-teman terdekat. Maka dari itu, kemungkinan besar Anda akan menerima lebih banyak tamu selama lebaran nantinya. Nah untuk mempersiapkannya, pastikan area rumah bersih dan tertata rapi, ya.

Anda juga bisa menambahkan beberapa dekorasi khas Idul Fitri seperti hiasan ketupat ataupun ucapan selamat lebaran di beberapa titik rumah. Terbilang mudah bukan kegiatan selama lebaran yang satu ini?

4. Ziarah kubur

Beberapa orang biasanya memilih waktu saat Idul Fitri untuk mengunjungi makam keluarga mereka yang telah terlebih dahulu meninggal dunia.

Kegiatan tersebut biasanya diisi dengan membersihkan makam, dan mendoakan keluarganya tersebut.

5. Mengirim Hampers

Setelah merayakan Idul Fitri secara online selama 2 tahun terakhir ini, mungkin kita telah terbiasa dengan kegiatan selama lebaran berupa budaya saling mengirim hampers. Nah walaupun tahun ini Anda sudah bisa bersilaturahmi secara langsung, tak ada salahnya lho untuk tetap mengirim hampers ke orang terdekat.

Apalagi kini terdapat banyak produk yang bisa Anda jadikan sebagai hampers lebaran. Bukan hanya sekadar makanan atau cookies, Anda pun dapat memilih produk perlengkapan makan seperti mangkok, piring, sendok, serta garpu ataupun peralatan sholat seperti sajadah,mukena, sarung, baju koko dan lain sebagainya.

6. Reuni

Saat Idul Fitri atau saat Lebaran tiba, tentunya bukan hanya kamu saja yang mudik ke kampung halaman.

Teman masa kecilmu dulu yang juga merantau, pastinya juga akan mudik. Hal tersebut menjadi kesempatan emas untukmu mengadakan reuni dengan teman-temanmu terdahulu, sembari merajut tali silaturahmi.

Makna Idul Fitri

Melansir laman resmi Nahdlatul Ulama (NU), Idul Fitri bukan sekadar tentang hari perayaan, pakaian baru, dan hal-hal lain yang serba baru. Meski pada dasarnya umat muslim disunnahkan untuk menggunakan pakaian baru, tetapi secara hakikat, bukan itu makna sesungguhnya dari Hari Raya Idul Fitri.

Lebih dari itu, Idul Fitri dimaknai sebagai bentuk refleksi diri, bentuk rasa syukur, dan kegembiraan. Dalam hal ini, refleksi diri berarti setiap umat muslim dianjurkan untuk introspeksi diri dan kembali kepada fitrah Islamiyah.

Artinya, umat muslim diharapkan dapat kembali suci setelah dibersihkan dengan puasa Ramadan selama 1 bulan penuh, yang kemudian disempurnakan dengan mengeluarkan zakat fitrah sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi kepada sesama, serta saling memaafkan atas kesalahan yang pernah terjadi.

Jika dilihat dari gabungan katanya, Idul Fitri berasal dari dua kata, yaitu ‘id’ dan ‘al-fitri’. Id secara bahasa berasal dari kata ada – ya’uudu, yang artinya kembali. Sedangkan, kata al-fitri memiliki dua makna, yaitu suci dan berbuka. Suci artinya bersih dari segala dosa, kesalahan, dan keburukan. Sementara itu, makna fitri yang berarti berbuka didasari oleh hadits Rasulullah SAW, yaitu:

“Dari Anas bin Malik: Tak sekali pun Nabi Muhammad SAW pergi (untuk shalat) pada Hari Raya Idul Fitri tanpa makan beberapa kurma sebelumnya.”

Author: pangeranbertopeng