5 Bangunan Di Dunia Yang Memiliki Arsitektur Islam

Berita Islam – Faktanya, bentuk Arsitektur suatu bangunan dapat membantu kita terhubung dengan budaya dan orang. Sebagai contoh arsitektur Islam dapat membawa kita ke dimensi lain dengan cara menanamkan disiplin elemen tambahan untuk hubungan ilahi. Selain itu arsitektur Islam, tidak hanya berbicara mengenai struktur fisik saja melaikan membawa pengunjung untuk mengingat bahwa ada sesuatu yang lebih dari sekadar arsitektur.

Setiap detail dari arsitektur Islam mewakili sesuatu yang spiritual dengan kubah, menara, dan lengkungan semuanya memiliki tujuan tertentu. Dan untuk menghormati warisan dari banyak keajaiban arsitektur Islam di dunia, di bawah ini menghadirkan lima bangunan yang dibangun dengan pengaruh Islam.

1. Masjid Hassan II di Casablanca

Masjid megah ini berada di kota terbesar Maroko dan telah menjadi daya tarik. Selain itu, merupakan masjid terbesar di Maroko dan terbesar ketiga di dunia. 

Karena terletak di garis pantai Samudra Atlantik, masjid ini menghadap ke laut dengan anggun. Dan dikenal sebagai menara tertinggi yang memiliki laser untuk menyinari kota suci Makkah setiap malam.

2. Istana Alhambra di Granada

Alhambra merupakan sebuah kompleks istana dan benteng peninggalan bersejarah sekaligus bukti jejak peradaban Islam di Eropa. Beberapa orang menganggap sebagai keajaiban kedelapan dunia, Istana Alhambra adalah representasi dari salah satu karya seni dan arsitektur Islam terbaik.

Selain menjadi objek wisata sejarah yang paling banyak dikunjungi di Spanyol, Istana Alhambra telah teruji oleh waktu dengan mempertahankan strukturnya sejak abad ke-13. Oleh karena itu, banyak yang berkunjung untuk mengagumi arsitekturnya. Dengan tujuan untuk berefleksi berkat keseluruhan keindahan, perhatian, dan detail yang ditemukan di seluruh istana.

3. Masjid Jama di Delhi

Secara historis, masjid ini sangat penting, karena merupakan masjid utama bagi populasi Muslim kota yang cukup besar serta kaisar Mughal hingga pertengahan abad ke-19.
Diketahui sebagai masjid terbesar di India, Masjid Jama memiliki halaman yang dapat menampung hingga 25 ribu orang.

Pembangunan masjid dimulai pada tahun 1644 oleh Shah Jahan, yang kebetulan adalah orang yang sama yang membangun Taj Mahal untuk istrinya. Untuk keempat menara, dua menara, dan tiga gerbang dibangun dengan cermat. Hal itu terbuat dari potongan batu pasir merah dan marmer putih, dengan ukuran halaman yang mengejutkan pengunjung dengan ukurannya yang sangat besar.

4. Menara La Giralda di Sevilla

La Giralda, menara adzan setinggi 97,54 meter peninggalan Kerajaan Almohad di abad ke-12 yang kini berubah fungsi menjadi Gereja Katolik.

Berada di Spanyol selatan, Menara Giralda di Seville yang dulunya merupakan menara masjid besar. Dibangun pada abad ke-12 oleh kepala arsitek, Ahmad ibn Basu yang meletakkan dasar menara itu sendiri, mengingat menara Masjid Kutubiyyah di Marrakech. Meski sekarang ini telah beralih fungsi sebagai menara lonceng untuk katedral terbesar ketiga di Eropa dan merupakan simbol kota yang megah.

5. Masjid Biru di Istanbul

Masjid Sultan Ahmet atau Masjid Biru di Istanbul, Turki ini dibangun antara tahun 1609 dan 1616 pada masa pemerintahan Ahmed I. Yang dikenal sebagai Masjid Biru karena ubin biru yang menghiasi dinding bagian dalam Masjid.

Setelah masuk, muncul rasa kagum terhadap arsitektur Ottoman yang indah, melingkupi jendela kaca patri dan ubin dekoratif. Kemudian, rasakan kedamaian dan ketenangan, sambil menyaksikan jamaah shalat dan melantunkan ayat-ayat Alquran dan puisi Islami.

Author: pangeranbertopeng