Berita Islam – Arti ikhtiar dalam Islam berkaitan dengan kerja keras. Ikhtiar sering dikaitkan dengan tawakkal. Keduanya merupakan perilaku terpuji yang sepaket di dalam Islam.
Untuk lebih memahaminya, simak penjelasan lebih lengkap mengenai pengertian, dalil, dan manfaat ikhtiar berikut ini.
Pengertian Ikhtiar
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ikhtiar adalah alat dan syarat untuk mencapai maksud atau daya upaya. Selain itu, ikhtiar bisa juga berarti pilihan, pertimbangan, kehendak, pendapat, dan lainnya.
Secara bahasa ikhtiar berarti memilih, sedangkan menurut istilah artinya adalah berusaha dengan sungguh-sungguh.
Mengutip dari buku Keutamaan dan Rahasia Tawakkal oleh Nakhrawie AS, ikhtiar artinya berusaha. Umat Islam wajib hukumnya untuk berikhtiar dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Secara harfiah ikhtiar memiliki pengertian usaha yang sifatnya sungguh-sungguh dari seorang hamba untuk mendapatkan apa yang dikehendakinya dari Allah Swt.
Orang yang melakukan ikhtiar berarti dia tidak bergantung kepada orang lain serta berusaha dan percaya bahwa setiap usaha yang sungguh-sungguh akan membuahkan hasil baik.
Dalil Ikhtiar
Anjuran untuk selalu berikhtiar terdapat dalam banyak potongan ayat di Al-Quran. Berikut beberapa dalilnya:
-
- Surah An Najm ayat 39-42 yang artinya sebagai berikut:
“Bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, bahwa sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya), kemudian dia akan diberi balasan atas (amalnya) itu dengan balasan yang paling sempurna, bahwa sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu).”
Tafsir Tahlili menafsirkan surah An Najm ayat 39-42 ini sebagai bentuk perintah Allah Swt agar hamba-Nya senantiasa beramal dan berikhtiar. Apapun hasilnya, kewajiban manusia hanyalah berusaha, kemudian berserah kepada Allah Swt atas hasilnya.
-
- Surah Ar-Ra’du ayat 11 yang artinya sebagai berikut:
“Sesungguhnya allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”
-
- Surah Al-Jumu’ah ayat 10 yang artinya sebagai berikut:
“Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.”
Sabda Rasulullah Saw yang artinya sebagai berikut:
“Tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah. Tangan diatas yaitu pemberi, sedang tangan dibawah yaitu peminta.” (HR. Bukhari no. 1429 dan Muslim no. 1033)
Manfaat Ikhtiar
Ikhtiar memiliki manfaat dan dampak positif apabila seorang muslim yang senantiasa melakukannya. Berikut beberapa manfaat ikhtiar.
-
Mandiri
Seseorang yang berikhtiar adalah pribadi yang mandiri sebab tidak bergantung kepada orang lain dan lebih senang senantiasa berusaha dengan dirinya sendiri terlebih dahulu.
-
Menghargai usaha
Dengan berikhtiar, kita juga lebih mudah dalam menghargai usaha sendiri.
-
Mendapatkan rezeki
Nabi Muhammad Saw melalui sebuah hadis juga memberikan perumpamaan bagi orang yang berikhtiar dan berdoa kemudian bertawakal. Nabi Muhammad Saw bersabda:
“Seandainya kalian betul-betul bertawakal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rezeki sebagaimana burung mendapatkan rezeki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.” (HR. Ahmad)
-
Yakin bahwa Allah pasti akan menolong hamba-Nya yang mau berusaha
Bahkan Allah Swt lewat kalam-Nya juga memberi jaminan kepada para hamba yang berikhtiar dengan sungguh-sungguh. Dalam Surat An-Najm ayat 39-42, Dia berfirman:
وَاَنْ لَّيْسَ لِلْاِنْسَانِ اِلَّا مَا سَعٰىۙ – 39 وَاَنَّ سَعْيَهٗ سَوْفَ يُرٰىۖ – 40 ثُمَّ يُجْزٰىهُ الْجَزَاۤءَ الْاَوْفٰىۙ – 41 وَاَنَّ اِلٰى رَبِّكَ الْمُنْتَ
Artinya: “Bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, bahwa sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya), kemudian dia akan diberi balasan atas (amalnya) itu dengan balasan yang paling sempurna, bahwa sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu).”