Hiasan Rumah Perlu Dihindari Dalam Islam 

Berita Islam – Dalam ajaran Islam, umatnya tidak hanya diajarkan mengenai cara beribadah saja. Islam juga mengajarkan berbagai pedoman hidup, termasuk bagaimana cara mengatur isi rumah.

Barang-barang yang berada di rumah ternyata dapat memengaruhi kedatangan malaikat ke dalam rumah. Nah, agar tak menghambat keberkahanmu dan keluarga di rumah, berikut telah merangkum beberapa hiasan yang sebaiknya dihindari keberadaannya dari rumah. Catat, ya!

  1. Bejana emas dan perak

Barang yang harus dihindarkan dari rumah yang pertama adalah bejana emas dan perak. Barang yang satu ini dapat berupa bejana, alat makan atau pajangan apapun yang berasal dari bahan emas dan perak. Tentunya barang ini berhukum haram dipajang sebagai hiasan rumah.

Berikut hadisnya:

“Sesungguhnya orang yang makan dan minum dengan bejana emas dan perak, maka akan gemercik suara api neraka dalam perutnya.” (HR. Muslim)

  1. Memajang patung

Dalam Islam, hukum memiliki patung sebagai hiasan rumah adalah sebuah hal yang haram dan terlarang. Bahkan, disebutkan bahwa Malaikat enggan turun dan masuk ke dalam sebuah rumah yang di dalamnya terdapat perhiasan patung.

Dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Malaikat tidak akan masuk suatu rumah yang di dalamnya ada patung,”

Keberadaan patung dikhawatirkan akan menjadi sesembahan dan dipuji-puji oleh penghuni rumah dan hal itu adalah tindakan yang sangat dilarang dalam Islam.

Pengecualian berlaku apabila kamu menjadikan bentuk patung tersebut cacat sehingga tak menyerupai makhluk hidup yang sempurna.

  1. Lukisan dan Gambar

Dalam Islam karya seni berupa lukisan boleh dinikmati, tetapi ada batasannya. Menurut anggota dewan syariah Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono menyebutkan lukisan yang boleh dinikmati adalah yang memuat gambar pemandangan alam, pohon, atau tanaman.

Sementara itu, untuk manusia atau hewan tidak diperbolehkan terutama yang digambarkan secara detail dari kepala hingga kaki. Maka dari itu, dianjurkan bagi muslim jika ingin melukis sebaiknya hanya menggambar beberapa potongan saja dan tidak secara detail.

“Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti beberapa waktu lalu.

Berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim, menggambar manusia dan hewan terlalu detail dan menyerupai ciptaan Allah SWT, dilarang dalam Islam.

“Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

  1. Foto keluarga

Selanjutnya, barang yang harus dihindarkan dari rumah adalah foto keluarga. Tentu banyak umat muslim yang menganggap hal tersebut wajar dan tidak dilarang. Namun, nyatanya dalam Islam, foto keluarga yang dipasang sebagai hiasan rumah dilarang. Tindakan memelihara foto keluarga dalam rumah dianggap sebuah kemungkaran dan perkara jahiliyah.

Berikut hadisnya:

“Orang yang paling keras azabnya di hari kiamat, di sisi Allah, adalah tukang gambar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Memajang kaligrafi Alquran

Hiasan rumah terakhir yang dilarang untuk dipajang di dalam rumah menurut Islam adalah hiasan kaligrafi Alquran. Meskipun hiasan ini berupa ayat-ayat suci Alquran, namun tetap saja umat muslim dilarang untuk memajangnya di dalam rumah.

Bahkan, larangan memajang kaligrafi Alquran ini pun telah disepakati oleh para Imam dari keempat Mazhab. Alasannya, ayat-ayat Alquran adalah kalimat yang suci dan harus dijaga kesuciannya, sehingga tak boleh dituliskan di dinding apalagi di lantai.

Selain itu, hal ini dikhawatirkan akan menjadi bahan bagi orang-orang kafir untuk menghina Allah lewat perantara kaligrafi Alquran tersebut.

Author: pangeranbertopeng