Berita Islam – Hari Selasa adalah hari yang memiliki makna yang istimewa bagi umat muslim. Di dalam setiap dakwah almarhum KH Maimoen Zubair, selalu menganggap hari Selasa adalah hari yang istimewa dan spesial.
Seperti di dalam dakwah almarhum, pembangunan dunia ada dua tahapan. Tahap yang pertama pada hari Ahad sama Senin. Dan tahap kedua adalah penyempurnaan saat bumi disempurnakan dengan ilmu yaitu hari Selasa dan Rabu.
KH Maimoen Zubair sendiri diketahui wafat pada hari Selasa 6 Agustus 2019. Beliau wafat ketika melakukan ibadah haji di Tanah Suci. Beliau wafat di hari yang diinginan, yaitu hari Selasa. Dan jenazah almarhum dimakamkan di Al Ma’la Mekah, Arab Saudi.
Beberapa peristiwa sejarah yang terjadi di hari Selasa
1. Meninggalnya Nabi Jirjis
Sebuah bangunan masjid bersejarah dan kuil yang dibangun pada abad ke-14 di Mosul, sengaja didirikan untuk menghormati Nabi Jirjis.
Tetapi ISIS menghancurkan komplek yang dibangun di pemakaman Quraysh pada satu serangan di bulan Juni 2014. Dilansir dari The Guardian, warga setempat memberi keterangan bahwa bangunan bersejarah tersebut ikut hancur.
Pada semasa hidupnya Jirjis kerap disebut Jirjis-I-Baqia yang berarti, atas izin Allah SWT mampu kembali hidup setelah disiksa dan dibunuh.
Dikutip dari situs Al-Islam, Nabi yang berasal dari Byzantium dan tinggal di Palestina itu kemudian kembali pada kaumnya untuk menerima ajaran Allah SWT.
Namun sayang, kesabaran Nabi Jirjis tidak menjadikan Raja Kooraazaanaa dan pengikutnya mempercayai Allah SWT.
Sang Raja justru memerintahkan pengusiran dan pembunuhan kepada Nabi Jirjis di luar wilayah kekuasaannya, tepatnya di Syria.
Nabi Jirjis berdoa kepada Allah SWT sebelum beliau meninggal. Jika Allah SWT hendak membinasakan kaum tersebut maka mereka yang beribadah dan mengingat-Nya jangan sampai menerima adzab.
2. Terbunuhnya Nabi Yahya AS
Di dalam sejarah Islam juga mencatat kematian salah seorang utusan Allah SWT, yaitu Nabi Yahya AS. Nabi Yahya AS juga meninggal di hari Selasa.
Dilansir dari situs Alim, karena Nabi Yahya menentang pernikahan sedarah yang hendak sang raja lakukan, maka penolakan ini memancing emosi sang raja.
Raja yang saat itu menguasai wilayah Palestina memberikan perintah untuk membunuh Nabi Yahya AS. Dimana akhirnya Nabi Yahya AS wafat pada hari Selasa.
Perlu diketahui, Nabi Yahya AS adalah putra Nabi Zakariya AS yang sama-sama diutus untuk Bani Israil. Nabi Zakariya AS juga diketahui mengalami takdir yang tak jauh berbeda dengan puteranya.
3. Wafatnya Nabi Zakariya AS
Nabi Zakariya AS wafat di tangan kaumnya sendiri Bani Israil. Dalam sejarah, Islam mencatat, Nabi Zakariya AS diceritakan berhasil melarikan diri dari kelompok yang dikirim untuk membunuhnya.
Dalam perjalanannya melarikan diri, atas izin dari Allah SWT, Nabi Zakariya AS disembunyikan ke dalam batang suatu tanaman.
Namun dalam persembunyiannya, Nabi Zakaria AS diketahui setan yang membisikkannya pada Bani Israil. Kaum tersebut seketika itu datang dan memotong tanaman berserta Nabi Zakariya AS yang berada di dalamnya.
4. Berpulangnya Siti Khadijah
Siti Khadijah adalah istri dari Nabi Muhammad SAW yang pertama. Beliau adalah sosok penting dalam sejarah Islam.
Siti Khadijah adalah seorang wanita pertama yang menyatakan keimanan pada Allah SWT dan Rasulnya. Dia mendukung penuh perjuangan yang terkait dengan Islam.
Dalam semasa hidupnya, Siti Khadijah adalah figur yang sangat dihormati penduduk Mekah. Dianjuga menerima sebutan At-Tahira yang berarti suci atau Amirat Quraysh yang bermakna Putri Qurais.
Tidak hanya itu, dia juga terkenal akan kebijakannya dan kecerdasannya sehingga berhasil memimpin usaha perdagangan.
Siti Khadijah berpulang tidak jauh berselang dengan paman Nabi Muhammad SAW Abu Thalib yaitu pada tahun 619 M, di usia ke 64 atau 65 tahun.