Berita Islam – Dikutip dari Wikipedia, Murtad adalah sikap mengganti atau meninggalkan suatu agama yang dilakukan oleh seseorang, sehingga ia menjadi ingkar terhadap agama yang diyakini sebelumnya.
Kata murtad sendiri berasal dari kata Riddah atau irtidad yang berarti kembali. Lalu, bagaimana orang bisa dikatakan murtad?
Di dalam agama Islam, istilah murtad memiliki arti keluar dari agama Islam dalam betuk niat, perkataan, dan perbuatan. Karena hal inilah kemudian seseorang yang murtad ini disebut dengan kafir. Dari sini, orang tersebut dapat memilih agama lain atau justru tidak beragama sama sekali.
Cerita mengenai orang yang keluar dari agama Islam atau murtad itu sendiri cukup panjang. Kali ini kita tidak akan membahas tentang cerita tersebut, namun kita akan lebih fokus membahas bagaimana orang dikatakan murtad.
1. Murtad Keyakinan
Di dalam Islam, ktika seseorang mengingkari sifat-sifat dari Allah, itu sudha dikatakan murtad. Apalagi jika dia menolak kebenaran Al-Quran dan mengingkari kenabian Muhammad SAW. Saat seseorang mengingkari Allah SWT, berarti dia seorang Atheis dan tidak meyakini adanya sang pencipta.
Sama sepeeti mengingkari sifat-sifat Allah, jelas sekali jika seseorang tersebut telah meragukan ke-Esaan Tuhan.
Jika kita ingin mengetahui apakah sesorang ,meragukan keberadaan Allah, kita bisa melihat dari perbuatannya, bila mana dia mulai menanyakan tentang keberadaan Allah, apakah DIA beristri, beranak, dan lain sebagainya. Dan juga ketika dia menolak Allah itu abadi.
2. Mengingkari Keberadaan Alquran
Ciri yang selanjutnya adalah mengingkari kebenaran dari Al Qur’an. Dimana dia menolak bahwa Al-Qur’an turun dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Dia menolak Al-Qur’an turun dengan tawatur melalui Jibril Alaihissalam, dengan bahasa Arab dan menjadi mukjizat untuk Rasullullah SAW.
Seseorang yang menentang kebenaran mengenai salah satu Ayat Al-Qur’an pun sudah termasuk kategori murtad.
3. Mengingkari Kenabian Muhammad SAW
Seseorang dengan golongan murtad yang selanjutnya adalah seseorang mengingkari kenabian Muhammad SAW. Sebab mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW dan meyakini bahwa dia adalah seorang Nabi yang menjadi utusan resmi Allah SWT di muka bumi adalah dasar dari agama Islam.
Oleh karena itu, mengingkari keberadaan Nabi Muhammad SAW sama dengan mengingkari agama islam. Sehingga dia dimasukkan ke dalam golongan orang-orang ingkar, kafir dari agama Islam.
4. Menghina Allah SWT
Saat seseorang mulai menghina Allah SWT, dia sudah masuk dalam golongan murtad. Perkataan yang termasuk golongan murtad adalah saat seseorang melontarkan tuduhan kafir kepada seorang muslim lain tanpa hak.
Jika sesama muslim saja seperti itu, apalagi jika mulai menjelek-jelekkan, mencaci maki, dan memaki Allah SWT. Walaupun itu hanya candaan, tetapi tetap tidak diperbolehkan. Karena itu termasuk pelanggaran berat.
5. Menghina Para Nabi
Bukah hanya ingkar pada Nabi Muhammad SAW, namun ingkar kepada para nabi yang lain juga termasuk murtad.
Nabi dan Rasul yang ada di dunia mencapai 124 ribu orang.
Sebagian diantaranya sudah jelas identitasnya sehingga kita dapat mengenal nama-namanya sampai Nabi Idris. Namun ada yang belum dapat dikenal dengan identitas pastinya, walaupun begitu tetap dilarang untuk mengingkari keberadaan nabi dan rasul yang lain. Karena itu sama saja dengan menjelekkan dan menghina Rasullullah SAW.
6. Menghina Istri dan Keluarga Nabi
Golongan murtad yang lainny adalah ketika seseorang menghina keluarga nabi dan terutama istri nabi. Karena itu sama saja dengan menghina Nabi Muhammad SAW.
Semua ini tertulis di dalam Qs. An-nuur: 17, artinya
“Allah memperingatkan kamu agar jangan kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang beriman”.
Mazhab Al-Malikiyah dan Asy-Syafi’iyah berkata, orang-orang yang menghina istri dan keluarga Nabi layak untuk dihukum.
7. Takfir
Saat seorang muslim menuduh saudaranya yang muslim sebagai kafir tanpa bisa mempertanggungjawabkannya adalah takfir atau takfiri.
Rasullullah SAW bersabda,
“Siapa pun orang yang menyapai saudaranya yang muslim ‘Wahai Kafir maka dia akan mendapatkan salah satu dari keduanya, yaitu benar tuduhannya atau tuduhannya kembali kepadanya.” (HR. Muslim).
Orang yang memanggil saudaranya sebagai ‘musuh Allah’ padahal tidak benar, maka tuduhan tersebut akan berbalik kepada dirinya sendiri.
8. Membuang Mushaf ke Tempat Sampah
9. Sujud Kepada Berhala
10. Mengingkari Kewajiban Zakat atau Sedekah
Jika seorang muslim yang menolak membayar zakat dan mengingkari kewajiban sholat yang tercantum dalam syariat Islam maka dia termasuk golongan orang murtad.