Berita Islam –
Sholat dhuha adalah sholat sunnah yang dilakukan minimal dua rakaat. Namun ada juga sholat dhuha yang dilakukan dengan empat rakaat. Lalu, bagaimana tata cara menjalankannya?
Pada dasarnya cara sholat dhuha 4 rakaat tidak terlalu berbeda dengan sholat dhuha dengan jumlah rakaat yang lainnya.
Namun, karena keutamaan sholat dhuha yang menakjubkan membuat Muslim memilih sholat dhuha dengan jumlah lebih dari dua, yakni 4 rakaat.
Sholat dhuha merupakan amalan sunnah yang mempunyai banyak keutamaan dan keistimewaan. Karena hal itulah sebagai umat muslim dianjurkan untuk menyempatkan diri untuk melakukan sholat dhuha, khususnya yang 4 rakaat.
Bagi umat Muslim yang mau melakukan sholat dhuha, Allah SWT menjanjikan mencukupkan rezeki kepada para hamba-Nya. Tidak hanya dicukupkan rezekinya, sholat dhuha juga mempunyai nilai pahala seperti orang yang sedang pergi haji dan umroh.
Orang yang melakukan sholat dhuha juga dihitung sebagai bagian dari sedekah. Ini karena sholat dhuha juga menjadi sarana untuk memohon ampunan kepada Allah SWT.
Dengan banyaknya keutamaan yang menakjubkan, sudah sekiranya kita mempelajari tata cara sholat dhuha 4 rakaat dan waktu yang tepat untuk mengerjakannya.
Berikut ini adalah rangkuman tentang tata cara sholat dhuha 4 rakaat lengap dengan waktu yang tepat untuk melaksanakannya.
Tata Cara Sholat Dhuha 4 Rakaat
Berikut tata cara sholat dhuha 4 rakaat sesuai tuntunan Nabi Muhammad Saw.
USHOLLI SUNNATADH DHUHAA ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN LILLAHI TA’ALA
Artinya: Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.
- Takbiratul ihram sambil membaca Allohu akbar.
- Membaca doa iftitah (sunnah).
- Membaca surat Al-Fatihah.
- Membaca surat Adh-Dhuha.
- Rukuk dengan tuma’ninah.
- I’tidal dengan tuma’ninah.
- Sujud dengan tuma’ninah.
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
- Sujud kedua dengan tuma’ninah.
- Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua.
- Membaca surat Al-Fatihah.
- Membaca surat As-Syams.
- Rukuk dengan tuma’ninah.
- I’tidal dengan tuma’ninah.
- Sujud dengan tuma’ninah.
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
- Sujud kedua dengan tuma’ninah.
- Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah.
- Salam
Setelah selesai dengan dua rakaat, dilanjutkan dengan sholat dhuha yang dimulai lagi dari niat dan takbiratul ihram.
Doa Sholat Dhuha
Pada dasarnya, usai melaksanakan sholat dhuha, tidak ada doa khusus setelah melakukannya. Tetapi, ada satu doa yang umumnya dibaca selepas sholat dhuha yaitu:
ALLAHUMMA INNADHDHUHA-A DHUHA-UKA, WALBAHAA-ABAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWAATUKA, WAL QUDROTA QUDROTUKA, WAL ‘ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQII FISSAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’SIRON FAYASSIRHU, WAINKAANA HAROOMAN FA THOHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QORIBHU, BIHAQQIDHUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDROTIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHOOLIHIIN.
Artinya:
“ Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih.”
Waktu yang Tepat untuk Sholat Dhuha
Kita wajib mengetahui waktu yang tepat untuk melaksanakan sholat dhuha. Kita juga perlu tahu kapan bisa memulai dan kapan berakhirnya waktu sholat dhuha.
Waktu Mulai
Dua puluh menit setelah matahari terbit adalah waktu mulai untuk melaksanakan sholat dhuha. Kapan waktu sholat dhuha juga diterangkan dalam hadist.
“ Kerjakanlah sholat subuh kemudian tinggalkanlah sholat hingga matahari terbit, sampai matahari naik. Ketika matahari terbit, ia terbit di antara dua tanduk setan, saat itu orang-orang kafir sedang bersujud (menyembah matahari).” (HR. Muslim)
Waktu Akhir
Sedangkan waktu berakhirnya sholat dhuha adalah 15 menit sebelum masuk waktu sholat dhuhur. Alangkah lebih baik untuk mengerjakan sholat dhuha justru pada waktu mendekati batas akhir pelaksanaannya, atau seperempat siang, saat kondisi cuaca dalam keadaan yang semakin panas.
Zaid bin Arqam melihat banyak orang-orang mengerjakan sholat dhuha pada awal pagi, lalu dirinya berkata:
“ Tidaklah mereka mengetahui bahwa sholat di selain waktu ini lebih utama. Sesungguhnya Rasulullah Saw bersabda: ‘Sholat orang-orang awwabin (taat, kembali pada Allah) adalah ketika anak unta mulai kepanasan.” (HR. Muslim)