Wasiat Terakhir Rasulullah SAW Menjelang Wafat

Berita Islam – Menjelang wafat, Rasulullah SAW meninggalkan wasiat untuk para umatNya. Dilansir dari laman Mawdoo, ada lima wasiat dari Rasulullah SAW yang diberikan untuk umat Muslim.

Berikut ini adalah 5 wasiat dari Rasulullah SAW:

1. Wasiat sholat

Disampaikan oleh Rasulullah SAW, wasiat menenai sholat menjelang wafatnya. Melalui Ali bin Abi Thabib, wasiat ini disampaikannya. Sebagaimana hadits riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah sebagai berikut ini:

كان آخر ُكلامِ رسولِ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ: الصلاةَ الصلاةَ، اتقوا اللهَ فيما ملكت أيمانُكم 

“Kata-kata terakhir Rasulullah SAW, ‘sholatlah, sholatlah. Dan takutlah kalian kepada Allah atas hak-hak hamba sahaya kalian'”. 

Hadits diatas menunjukkan pentingnya ketaatan dengan menunaikan ibadah sholat. Karena menjelang wafatnya, Nabi SAW tetap memerintahkan umatnya untuk menunaikan sholat.

2. Menutup jendela Masjid Nabawi

Wasiat selanjutnya merupakan wasiat yang disampaikan Rasulullah setelah penyakit yang menyebabkan dirinya wafat. Wasiat tersebut adalah  untuk menutup semua jendela di Masjid Nabawi, kecuali jendela Abu Bakar RA setelah dia naik ke mimbar. Hal ini sebagaimana sabda dari Rasulullah SAW:

سُدُّوا عَنِّي كُلَّ خَوْخَةٍ في هذا المَسْجِدِ، غيرَ خَوْخَةِ أبِي بَكْرٍ 

3. Larangan membaca Alquran saat rukuk dan sujud

Dilarang membaca Alquran saat rukuk dan sujud. Seperti sabda Rasulullah SAW :

ألَا وإنِّي نُهِيتُ أنْ أقْرَأَ القُرْآنَ رَاكِعًا، أوْ سَاجِدًا، فأمَّا الرُّكُوعُ فَعَظِّمُوا فيه الرَّبَّ عزَّ وجلَّ، وأَمَّا السُّجُودُ فَاجْتَهِدُوا في الدُّعَاءِ، فَقَمِنٌ أنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ

“Ketahuilah, aku dilarang membaca Alquran dalam keadaan ruku atau sujud. Adapun ruku maka agungkanlah Rabb Azza wa Jalla, sedangkan sujud, maka berusahalah bersungguh-sungguh dalam doa, sehingga layak dikabulkan untukmu.”

(HR Muslim dari jalur Abdullah bin Abbas)

4. Berprasangka baik 

Memiliki prasangka baik kepada Allah SWT menjelang wafat. Jabir bin Abdullah RA berkata:

سَمِعْتُ رَسولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ قَبْلَ مَوْتِهِ بثَلَاثَةِ أَيَّامٍ يقولُ: لا يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إلَّا وَهو يُحْسِنُ الظَّنَّ باللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Saya mendengar Rasulullah SAW, tiga hari sebelum wafatnya, beliau bersabda, ‘Janganlah seseorang di antara kalian meninggal dunia, kecuali dalam keadaan berbaik sangka terhadap Allah’.”

(HR Muslim)

5. Berbuat baik kepada perempuan.

Merujuk pada hadits riwayat Muslim dalam Shahih Muslim, dari jalur Jabir bin Abdullah, agar membangun suasana persahabatan yang baik dengan perempuan, dan hidup bersama perempuan dengan baik.

Di dalam hadits yang lainnya, Rasulullah SAW juga bersabda:

“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, jangan ganggu tetangganya, dan berbuat baiklah kepada perempuan. Karena perempuan itu diciptakan dari tulang rusuk. Tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya. Jika diluruskan, akan patah. Jika dibiarkan, tetap bengkok. Maka berbuat baiklah kepada perempuan”.

(HR Bukhari dari jalur Abu Hurairah)

Author: pangeranbertopeng