Berita Islam – Cara belajar Iqro penting untuk diketahui oleh para orang tua yang ingin mengajari anak-anaknya mengaji. Iqro adalah buku teks yang digunakan komunitas Muslim di Indonesia dan Malaysia untuk belajar membaca huruf-huruf Arab dan melafalkan bahasa tersebut.
Sejarah iqro
Iqro menjadi metode pengajaran baca Al-Qur’an dengan menggunakan sistem Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA). Metode ini disusun oleh H. As’ad Humam, pendiri AMM Yogyakarta, pada tahun 1990.
“Metode Iqro adalah suatu metode yang menekankan langsung pada pelatihan membaca yang dimulai dari tingkat paling sederhana, tahap demi tahap sehingga sampai pada tahap yang paling sempurna,” kata Dr. Hj. Nur’aini, M.Ag dalam buku Metode Pengajaran Alquran dan Seni Baca Alquran dengan Ilmu Tajwid.
“Pembelajaran dalam metode ini, lebih cenderung kepada ingatan huruf sehingga tidak perlu menghafal,” sambungnya.
As’ad Humam bersama Team tadarus AMM mengeluarkan buku Iqro: Cara Cepat Membaca Al-Qur’an untuk mengenalkan anak huruf hijaiyah. Melalui buku ini, kita bisa membantu melancarkan cara baca anak membaca huruf hijaiyah sebelum membaca ayat Al-Qur’an.
Ada enam jilid buku Iqro, yakni Iqro 1 hingga Iqro 6. Tingkat kesulitan paling tinggi ada di buku Iqro 6. Sementara yang paling mudah ada di buku Iqro 1.
Pengenalan huruf hijaiyah pertama anak dapat dimulai secara bertahap dari Iqro 1 ya, Bunda. Di buku ini, anak bisa belajar satu per satu huruf hijaiyah, cara baca, berserta tanda bacanya.
Cara belajar Iqro
Dengan mengetahui cara belajar Iqro, anda akan lebih mudah untuk menerapkannya kepada anak-anak atau orang dewasa yang baru mengaji dari nol. Bahkan cara belajar Iqro sendiri ada pada masing-masing buku panduan Iqro’. Berikut penjelasan mengenai cara belajar Iqro yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
- Cara belajar Iqro yang pertama adalah berdoalah sebelum memulai belajar.
- Cara belajar Iqro selanjutnya adalah baca dengan cara langsung, A-Ba-Ta, dan seterusnya.
- Cara belajar Iqro selanjutnya adalah baca dengan pendek dan tidak dipanjang-panjangkan.
- Cara belajar Iqro selanjutnya adalah baca dari kanan atas ke kiri, lalu baca bawahnya.
- Cara belajar Iqro selanjutnya adalah baca hingga lancar, baru lanjutkan ke halaman berikutnya.
- Cara belajar Iqro selanjutnya adalah ulangi ketika masih belum lancar hingga lancar.
- Cara belajar Iqro selanjutnya adalah belajarlah dengan guru yang lebih tahu untuk lebih memahami dan lebih baik dalam belajar huruf Arab.
Mengenal Iqro
Iqro adalah buku teks yang digunakan komunitas Muslim di Indonesia dan Malaysia untuk belajar membaca huruf-huruf Arab dan melafalkan bahasa tersebut. Buku ini disusun oleh As’ad Humam bersama Team Tadarus Angkatan Muda Masjid-Musholla (AMM) yang berbasis di Yogyakarta. Diterbitkan pada awal 1990-an, Iqro ditujukan sebagai batu loncatan awal untuk dapat membaca Al-Qur’an dalam bahasa aslinya serta keterampilan dalam membaca Al-Qur’an. Iqro biasanya dipelajari oleh anak-anak TK sampai awal sekolah dasar, dan sering digunakan di sekolah khusus pembacaan Al-Qur’an, pesantren, surau, dan sekolah rumah (homeschooling) untuk pendidikan agama. Namun, tak jarang Iqro juga digunakan oleh orang dewasa hingga lansia yang baru memulai belajar membaca Al-Qur’an.
Metode Iqro adalah metode pembelajaran membaca huruf-huruf Hijaiyah dari permulaan dengan disertai atura bacaan, tanpa makna dan tanpa lagu dengan tujuan agar pembelajar dapat membaca Al-Qur’an sesuai kaidahnya. Metode iqro adalah metode cepat belajar membaca Al-Qur’an yang dalam waktu relatif singkat dapat dengan mudah mengantarkan santri, remaja, dan orang dewasa bisa membaca Al-Qur’an.
Dalam metode ini cara membaca huruf-huruf Hijaiyyah telah dimodifikasi yaitu dengan mencari padanan huruf- huruf latin. Misalnya diajarkan tanda baca fathah = a, kasrah = I, dlammah = u. fathah tanwiin = an, kasrah tanwin = In, dlammah tanwin = un.
Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Metode Iqro
Dalam buku Proof Of Love For The Qur’an Bukti Cinta Terhadap Al-Qur’an (2022) karya Nurlizam, dkk., berkut kelebihan dan kekurangan menggunakan metode Iqro’,
Kelebihan
-
- Anak didik mudah menerima yang telah diberikan oleh ustadz melalui buku-buku pelajaran Iqro’.
- Anak didik dapat membaca huruf Al-Qur’an dengan lancar dan sesuai dengan makhrojnya.
- Anak didik dapat membaca Al-Qur’an dengan lancar sesuai dengan bacaan kalimatnya atau tajwid.
Kekurangan
-
- Anak didik hanya bisa membaca huruf Al-Qur’an dengan baik dan lancar.
- Anak didik kurang dapat menulis Al-Qur’an terutama pada huruf atau kalimat yang pendek dari surat Al-Qur’an.
- Bagi anak didik yang lemah berfikir maka lemah sekali menerima pelajaran yang diberikan oleh ustadz.