Puasa Rajab : Niat, Jadwal dan Keutamaan

Berita Islam – Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan, salah satunya dengan puasa Rajab yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.

Meski tidak ada puasa wajib khusus di bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkannya dengan puasa sunah dan ibadah lainnya.

Apa Itu Puasa Sunah Rajab?

Melansir dari berbagai sumber, puasa sunah Rajab adalah puasa yang dikerjakan pada bulan Rajab sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. Puasa ini termasuk dalam puasa sunah mutlak, artinya boleh dilakukan kapan saja selama bulan Rajab, kecuali pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa seperti Idulfitri dan Iduladha.

Bacaan Niat Puasa Sunah Rajab

Seperti puasa sunah lainnya, niat puasa Rajab boleh dilakukan sejak malam hari atau pada siang hari sebelum tergelincir matahari (selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa).

Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT.

Jadwal Puasa Rajab 2025-2026

Menukil dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, pada prinsipnya puasa di bulan Rajab sama dengan puasa di bulan-bulan lainnya. Namun terdapat waktu-waktu tertentu yang diutamakan, yaitu tanggal 1, 2, dan 3 Rajab.

Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Muhammad dalam hadits berikut:

“Barang siapa berpuasa tanggal 1, 2, dan 3 Rajab, maka ia akan mendapatkan keridhaan dan kemuliaan dari Allah SWT. Dalam sebuah riwayat yang diceritakan oleh Ibnu Abbas, ia menyampaikan, ‘Puasa di awal bulan Rajab dapat menghapus dosa (kafarat) selama 3 tahun, di hari kedua menjadi kafarat selama 2 tahun, di hari ketiga menjadi kafarat selama 1 tahun, kemudian di setiap hari sesudah itu menjadi kafarat selama 1 bulan.” (HR. Abu Muhammad)

Mengacu pada kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang disusun oleh Kementerian Agama RI, tanggal 1 Rajab 1447 H jatuh pada tanggal 21 Desember 2025. Dengan demikian, umat Islam dapat melaksanakan puasa mulai tanggal 21 Desember 2025.

Untuk lebih jelasnya, berikut rincian jadwal puasa Rajab 2025:
    • 1 Rajab 1447 H (Minggu, 21 Desember 2025): Puasa Awal Bulan Rajab
    • 2 Rajab 1447 H (Senin, 22 Desember 2025): Puasa Awal Bulan Rajab/Puasa Senin
    • 3 Rajab 1447 H (Selasa, 23 Desember 2025): Puasa Awal Bulan Rajab
    • 5 Rajab 1447 H (Kamis, 25 Desember 2025): Puasa Kamis
    • 9 Rajab 1447 H (Senin, 29 Desember 2025): Puasa Senin
    • 12 Rajab 1447 H (Kamis, 1 Januari 2026): Puasa Kamis
    • 13 Rajab 1447 H (Jumat, 2 Januari 2026): Puasa Ayyamul Bidh
    • 14 Rajab 1447 H (Sabtu, 3 Januari 2026): Puasa Ayyamul Bidh
    • 15 Rajab 1447 H (Minggu, 4 Januari 2026): Puasa Ayyamul Bidh
    • 16 Rajab 1447 H (Senin, 5 Januari 2026): Puasa Senin
    • 19 Rajab 1447 H (Kamis, 8 Januari 2026): Puasa Kamis
    • 23 Rajab 1447 H (Senin, 12 Januari 2026): Puasa Senin
    • 26 Rajab 1447 H (Kamis, 15 Januari 2026): Puasa Kamis
    • 30 Rajab 1447 H (Senin, 19 Januari 2026): Puasa Senin

Keutamaan Puasa di Bulan Rajab

Meskipun tidak ada hadis shahih yang secara khusus menyebut pahala tertentu untuk puasa Rajab, para ulama sepakat bahwa memperbanyak puasa di bulan haram adalah amalan yang dianjurkan. Beberapa keutamaannya antara lain:

  1. Melatih diri sebelum Ramadan : Puasa Rajab menjadi persiapan spiritual dan fisik sebelum memasuki bulan Sya’ban dan Ramadan.
  2. Menambah pahala amal sunah : Setiap puasa sunah bernilai pahala besar di sisi Allah SWT.
  3. Meningkatkan ketakwaan dan kesabaran : Puasa membantu menahan hawa nafsu dan memperkuat keimanan.
  4. Momentum memperbanyak taubat dan doa : Bulan Rajab sering disebut sebagai bulan menanam amal, yang akan dipanen pahalanya di Ramadan.

Author: pangeranbertopeng