Berita Islam – Peringatan Isra Miraj 2026 menjadi momen untuk merenungkan salah satu peristiwa paling bermakna dalam sejarah Islam. Peristiwa ini bukan hanya tentang perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, tetapi juga tentang kebesaran Allah SWT. Isra Miraj merupakan peristiwa yang menjadi dasar ditetapkannya perintah sholat lima waktu bagi umat Islam. Kisah ini pun disebutkan dalam ayat Al-Quran dan sejumlah hadits shahih.
Untuk menyambut peringatan Isra Miraj, penting memahami peristiwa ini secara utuh agar dapat merenungkannya dengan baik. Karena itu, artikel ini akan menyajikan jadwal Isra Miraj 2026 yang dilengkapi sejarah peringatan, dalil.
Sejarah Peristiwa Isra Miraj
Latar belakang terjadinya peristiwa ini bermula ketika Nabi Muhammad SAW sedang mengalami masa-masa sulit yang dikenal sebagai Amul Huzni atau Tahun Kesedihan. Saat itu, beliau baru saja ditinggalkan oleh dua sosok pelindung utamanya, yaitu sang istri tercinta Khadijah dan pamannya Abu Thalib.
Allah SWT kemudian menghibur Nabi dengan memperjalankannya di malam hari. Peristiwa “Isra” dimulai dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Dalam perjalanan ini, Nabi mengendarai Buraq, sebuah kendaraan surga yang langkahnya sejauh mata memandang, didampingi oleh Malaikat Jibril.
Setelah sesampainya di Masjidil Aqsa dan memimpin salat bersama para nabi terdahulu, perjalanan berlanjut ke fase “Miraj”. Nabi Muhammad SAW dinaikkan menembus tujuh lapisan langit.
Di setiap lapisan langit, beliau bertemu dengan para nabi pilihan, mulai dari Nabi Adam AS di langit pertama hingga Nabi Ibrahim AS di langit ketujuh.
Puncak dari perjalanan ini adalah ketika Nabi mencapai Sidratul Muntaha, sebuah tempat tertinggi yang tidak bisa dijangkau oleh makhluk lain, bahkan malaikat sekalipun. Di sanalah Nabi menerima perintah langsung dari Allah SWT.
Proses penerimaan perintah ini awalnya berjumlah 50 waktu salat dalam sehari semalam. Namun, setelah melalui proses permohonan keringanan yang disarankan oleh Nabi Musa AS, jumlah tersebut berkurang menjadi lima waktu wajib yang kita kenal sekarang.
Dalil tentang Isra Miraj
Perjalanan agung Rasulullah SAW dikisahkan dalam Al-Quran dan hadits. Dalil ini menggambarkan perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW sekaligus menegaskan kedudukan dan kemuliaannya di sisi Allah SWT. Untuk lebih jelasnya, berikut masing-masing ayat dan hadits yang menjelaskan tentang perjalanan Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW:
-
- Ayat tentang Isra Miraj
Peristiwa Isra Miraj disebutkan dalam surat Al-Isra ayat 1 dan surat An-Najm ayat 12-18. Dilansir dari laman Quran Kementerian Agama:
Surat Al-Isra Ayat 1: Arab dan Artinya
سُبْحْنَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَا الَّذِي بِرَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ ايْتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya: Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
Isra Miraj Diperingati Tanggal Berapa
Secara kalender Hijriah, peristiwa Isra Miraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab. Tanggal ini menjadi patokan utama bagi umat Islam di seluruh dunia untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan.
Karena penanggalan Hijriah berbasis pada perputaran bulan, maka tanggal peringatan ini dalam kalender Masehi akan selalu berubah setiap tahunnya. Umumnya, tanggal Masehi akan maju sekitar 10 hingga 11 hari dari tahun sebelumnya.
Peringatan ini tidak hanya sekadar penanda tanggal merah di kalender nasional. Lebih dari itu, tanggal 27 Rajab menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri, mengingat kembali sejarah turunnya perintah salat yang menjadi tiang agama.
Hikmah yang Dapat Dipetik dari Isra Miraj
Peristiwa Isra Miraj memberikan banyak pelajaran berharga yang sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari manusia modern. Hikmah ini mencakup aspek cara berpikir, bersikap, hingga beribadah.
-
- Disiplin dan Manajemen Waktu
Perintah salat lima waktu mengajarkan kita untuk disiplin. Dengan adanya jadwal salat yang pasti, seorang Muslim dilatih untuk membagi waktunya dengan baik antara urusan dunia dan akhirat, sehingga hidup menjadi lebih teratur dan produktif. - Pentingnya Menjaga Kebersihan Hati
Sebelum melakukan perjalanan, hati Nabi Muhammad SAW disucikan terlebih dahulu dengan air Zamzam. Ini mengajarkan kita bahwa untuk meraih kesuksesan atau kedekatan dengan Tuhan, seseorang harus membersihkan dirinya dari sifat-sifat tercela seperti iri, dengki, dan sombong. - Keseimbangan Logika dan Iman
Peristiwa ini mengajarkan bahwa tidak semua hal di dunia ini bisa diukur dengan logika matematika atau sains semata. Ada wilayah keimanan yang harus diyakini dengan hati. Ini melatih kita untuk tetap rendah hati dan menyadari keterbatasan akal manusia di hadapan kekuasaan Allah. - Semangat Pantang Menyerah
Meskipun sedang berduka dan mengalami penolakan dakwah yang keras di Thaif, Nabi tetap menjalankan perintah Allah dengan tabah. Hikmah ini memotivasi kita untuk tidak mudah putus asa saat menghadapi masalah berat, karena pertolongan Allah pasti ada.
- Disiplin dan Manajemen Waktu