Berita Islam – Ada sejumlah amalan sunnah bagi bayi baru lahir yang dapat dikerjakan sebagai wujud rasa syukur orang tua. Kelahiran bayi dalam keluarga adalah anugerah dari Allah SWT yang mendatangkan kebahagiaan setiap pasangan suami istri.
Islam memang memiliki kebiasaan sendiri dalam menyambut bayi baru lahir, meski tidak ada ketentuan pasti tentang bagaimana orang tua harus menyambut bayi mereka.
Namun, ada sejumlah hak bayi baru lahir atau sunnah bayi baru lahir dalam Islam yang harus orang tua penuhi.
Dikumandangkan azan
Dikutip dari BBC, dikumandangkan azan menjadi salah satu sunnah bayi baru lahir menurut Islam yang patut dilakukan. Biasanya ini dilakukan oleh Ayah di telinga kanan bayi.
Kalimat-kalimat dalam adzan menjadi kata pertama yang harus didengar oleh bayi Muslim yang baru lahir. Pakar parenting Islami, Mohammad Irsyad, M.Pd.I menjelaskan bahwa Ibnu Qayyim mengatakan seharusnya kalimat pertama yang masuk ke telinga anak adalah kalimat yang berbentuk ajakan kepada kebaikan, dalam hal ini adzan.
Ada beberapa hadits pendukungnya. Salah satu di antaranya seperti hadits riwayat Abu Rafi’:
“Dari Abi Rafi, ia berkata: Aku melihat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengadzani telinga Al-Hasan bin Ali ketika dilahirkan oleh Fatimah, dengan adzan shalat.” (HR. Abu Daud, At-Tirmizy dan Al-Hakim).
Membacakan azan dan iqamah, kata Irsyad, membantu proses penanaman syiar-syiar Islam sedini mungkin ke dalam jiwa anak.
“Khususnya saat anak pertama kali menghirup udara di dunia ini, seperti juga talqin kalimat tauhid yang sangat berguna ketika ia akan keluar dari dunia ini,” ujar Irsyad dalam buku 105 Inspirasi Nabi dalam Mendidik Anak.
Melaksanakan Aqiqah pada Hari Ketujuh Kelahiran
Aqiqah dianjurkan untuk diadakan pada hari ketujuh kelahiran sang bayi dengan menyembelih dua ekor kambing untuk anak laki-laki atau satu ekor kambing untuk anak perempuan. Syarat bagi hewan aqiqah yang disembelih sama dengan syarat hewan untuk berkurban.
Diriwayatkan dari Salman ibn Amir adh-Dhabbi, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, “Pada anak laki-laki terdapat aqiqah, maka tumpahkanlah darah (kambing) sebagai aqiqah untuknya dan singkirkanlah gangguan darinya.” (HR Bukhari, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Dicukur rambutnya
Melakukan cukur rambut pada bayi baru lahir merupakan bagian dari aqiqah. Tradisi ini juga masih dilakukan di sebagian besar negara Islam di dunia.
Nantinya rambut yang dicukur ditimbang kemudian disetarakan dengan perak atau emas. Nominal tersebut nantinya disumbangkan pada mereka yang membutuhkan.
Selain cukur rambut, sunat juga tak ada salahnya dilakukan pada bayi baru lahir jika kondisi kesehatannya memungkinkan. Dalam Islam, sunat merupakan kewajiban untuk membersihkan diri.
Dari segi medis, sunat dapat dilakukan pada bayi baru lahir. Tapi sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter juga, ya.
Dikisahkan oleh Abu Hurayah, saya mendengar Nabi berkata: “Lima praktik adalah karakteristik dari Fitrah: sunat, mencukur rambut kemaluan, memotong kumis pendek, memotong kuku dan menipiskan rambut ketiak.” (HR Bukhari).
Diberi nama yang baik
Nama bukan sekadar identitas atau panggilan saja ya. Salah satu sunnah bayi baru lahir menurut Islam yakni memberikan nama yang baik untuk si Kecil.
Diharapkan orang tua dapat memberikan nama bayi yang bermakna doa dan harapan baik untuk kehidupan anaknya kelak. Akan jauh lebih baik lagi jika nama anak diberikan sesuai dengan sunnah Islam.
Memberikan Asi Selama 2 Tahun
Seorang ibu dianjurkan agar memberikan asi selama dua tahun sejak bayi baru lahir. Anjuran ini juga telah diterangkan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 233, Allah SWT berfirman:
وَٱلْوَٰلِدَٰتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَٰدَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ
Artinya: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan” (QS Al-Baqarah: 233)
Membacakan Doa
Mendoakan bayi yang baru lahir sangat dianjurkan sebagai wujud rasa syukur dan harapan agar diberi kebaikan kepadanya. Bagi orang tua muslim salah satunya dapat memanjatkan doa yang pernah dibaca Nabi Ibrahim AS sebagai berikut:
رَبِّ ٱجْعَلْنِى مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِى ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ
Latin: Rabbij’alnī muqīmaṣ-ṣalāti wa min żurriyyatī rabbanā wa taqabbal du’ā`
Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS Ibrahim: 40)
Ikhtiar
Menjadi orang tua baru tentu menjadi momen besar, terlebih saat menyambut bayi baru lahir untuk kali pertama. Ikhtiar pun penting dilakukan sebagai upaya dan bimbingan untuk kelak membimbing Si Kecil.