Ruqyah Mandiri Banyak Memiliki Manfaat

Berita Islam – Ruqyah adalah teknik penyembuhan dalam Islam dengan menggunakan bacaan ayat-ayat Al Quran. Metode penyembuhan tentu tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan mengikuti syariat dalam Islam dan sunah-sunah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Umumnya, ruqyah dilakukan oleh ulama atau ustaz yang menguasai bacaan ayat-ayat dalam Al Quran. Selain menguasai bacaan ayat Al Quran, ulama atau ustaz yang melakukan ruqyah juga sudah terlatih dari segi ilmu. Di samping itu, ruqyah ternyata juga bisa dilakukan secara mandiri.

Terdapat beberapa doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk meruqyah. Berikut pengertian, hadits, dan tujuan ruqyah menurut Islam.

Mengenal Ruqyah dalam Islam

Sebelum mengetahui manfaat ruqyah mandiri dalam Islam, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan ruqyah. Banyak orang masih menganggap bahwa ruqyah adalah praktik yang berkaitan dengan hal mistis.

Namun, sebenarnya ruqyah tidak berkaitan dengan hal-hal gaib, sehingga anggapan tersebut tidak tepat. Di mana dalam Islam, ruqyah adalah suatu metode pengobatan yang dilakukan dengan menggunakan bacaan ayat-ayat Al Quran. Bukan hanya itu, praktik ini juga dilakukan berdasarkan syariat Islam dan sunah-sunah yang diajarkan oleh Rasulullah.

Ruqyah adalah cara yang cukup efektif untuk mengobati berbagai macam penyakit. Mulai dari penyakit medis, penyakit psikis atau yang berkaitan dengan mental, hingga penyakit non-medis seperti gangguan akibat sihir atau gangguan jin atau setan.

Namun, perlu digaris bawahi bahwa ruqyah adalah sebuah usaha yang dilakukan manusia untuk mendapatkan kesembuah. Sementara kesembuhan dari penyakit dan segala keluhan yang diderita oleh seseorang, merupakan izin dari Allah.

Hadits Tentang Ruqyah

Landasan ruqyah menurut Islam disebutkan dalam beberapa hadits, di antaranya:

Dari Abu Said Al-Khudri RA berkata, “Ketika kami sedang dalam suatu perjalanan, kami singgah di suatu tempat. Datanglah seorang wanita dan berkata, ‘Sesungguhnya pemimpin kami terkena sengatan, sedangkan sebagian kami tengah pergi. Apakah ada di antara kalian yang bisa meruqyah?’

Maka bangunlah seorang dari kami yang tidak diragukan kemampuannya tentang ruqyah. Dia meruqyah dan sembuh, Kemudian dia diberi 30 ekor kambing dan kami mengambil susunya. Ketika peruqyah itu kembali, kami bertanya, ‘Apakah Anda bisa? Apakah Anda meruqyah?’ Ia berkata, ‘Tidak, saya tidak meruqyah kecuali dengan Al Fatihah’. Kami berkata, ‘Jangan bicarakan apa pun kecuali setelah kita mendatangi atau bertanya pada Rasulullah SAW’.

Ketika sampai di Madinah, kami ceritakan pada Nabi SAW, dan beliau berkata, ‘Tidakkah ada yang memberitahunya bahwa itu adalah ruqyah? Bagilah (kambing itu) dan beri saya satu bagian’.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Auf bin Malik Al-Asyja’I berkata, “Dahulu kami meruqyah di masa jahiliyah, dan kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu?’ Rasulullah SAW bersabda, ‘Perlihatkan padaku ruqyah kalian. Tidak apa-apa dengan ruqyah jika tidak mengandung kemusyrikan’.” (HR Muslim)

Tata Cara Ruqyah Mandiri dan Bacaan Doanya

Sebelum mengetahui manfaat ruqyah mandiri, penting juga untuk dipahami bagaimana tata cara ruqyah mandiri dan doa-doa yang bisa dibaca. Secara umum, ruqyah memang dilakukan oleh ulama, ustadz, atau praktisi khusus yang menguasai metode pengobatan ruqyah.

Meski begitu, praktik ruqyah juga bisa dilakukan secara mandiri. Artinya, Anda bisa melakukan ruqyah untuk diri sendiri. Metode pengobatan ini dapat mengatasi berbagai keluhan medis maupun non-medis. Praktik ruqyah mandiri ini juga bisa dilakukan sebagai upaya untuk membersihkan diri dari gangguan jin dan setan.

Cara ruqyah mandiri juga cukup mudah, di mana terdapat beberapa bacaan surat pendek yang umum dibaca saat melakukan ruqyah. Anda cukup membaca surat Al Fatihah, An Naas, Al Falaq, Al Ikhlas, dan Ayat Kursi dengan tangan menengadah. Kemudian setelah selesai membaca doa, tangan diusapkan dari perut hingga ke wajah.

Manfaat Ruqyah Mandiri dalam Islam

Setelah mengetahui pengertian umum dan tata caranya, terakhir akan dijelaskan manfaat ruqyah mandiri dalam Islam. Secara umum, telah disebutkan bahwa ruqyah adalah metode pengobatan dalam Islam dengan bacaan ayat-ayat Al Quran yang bisa menjadi media untuk menyembuhkan penyakit media hingga non medis.

Bukan hanya itu, terdapat berbagai manfaat ruqyah mandiri yang bisa Anda dapatkan, yaitu sebagai berikut:

  • Ruqyah yang diakukan sesuai syariat Islam jauh dari praktik syirik, dapat meningkatkan keimanan kepada Allah.
  • Ruqyah mandiri dapat menjadi praktik untuk membentengi diri dan melindungi diri dari gangguan jin dan setan.
  • Ruqyah menjadi obat ampuh untuk berlindung dari berbagai kejahatan melalui bacaan-bacaan Al Quran dan zikir yang diajarkan dalam Islam.
  • Ruqyah juga efektif untuk menyembuhkan penyakit di dalam tubuh, yaitu dengan membaca ayat-ayat Al Quran dan menaruh kepercayaan penuh pada Allah untuk memohon kesembuhan.
  • Ruqyah bisa menjadi usaha untuk meningkatkan kesehatan tubuh melalui doa
  • Ruqyah dapat membantu menenangkan jiwa, termasuk ketika mengalami gangguan stres dan depresi.
  • Ruqyah bisa menjadi salah satu cara untuk mengendalikan emosi seperti marah, sedih, kecewa, dan emosi buruk lainnya karena godaan setan.
  • Ruqyah merupakan praktik amalan suna yang diajarkan dalam agama Islam.
  • Ruqyah juga termasuk salah satu bentuk mengamalkan zikir kepada Allah.
  • Ruqyah bisa menjadi amalan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan cara selalu mengingat-Nya.
  • Ruqyah dapat memberikan kekuatan pada umat muslim untuk menghadapi berbagai masalah hingga godaan jin dan setan.

Author: pangeranbertopeng