Berita Islam – Sejak Sabtu 13 Januari 2024 lalu kita telah memasuki bulan Rajab 1445 H. Sebagaimana kita ketahui, Rajab adalah salah satu dari empat bulan mulia (asyhur al-hurum) yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.
Bulan Rajab merupakan bulan yang mulia, sesuai dengan namanya at-Tarjib yang berarti memuliakan. Pada bulan inilah Allah memberikan keberkahan dan kemuliaan bagi umat Islam di seluruh dunia.
Banyak peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi di bulan Rajab. Mengutip dari beberapa sumber peristiwa penting yang terjadi, diantaranya:
Peristiwa Penting yang Terjadi di Bulan Rajab
1. Isra Mi’raj
Isra Mi’raj adalah perjalanan besar yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjid Al Aqsa di Yerusalem.
Kemudian dia naik ke langit ketujuh dan menghadap Allah SWT, sebagaimana difirmankan olehnya dalam ayat 1 surat Al-Isra, Artinya:
“Maha Suci Allah yang memimpin hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram menuju Masjid Al-Aqsa yang Kami berkahi disekitarnya sehingga Kami dapat menunjukkan kepadanya beberapa tanda (kebesaran Kami). Dia mendengar segalanya dan melihat segalanya.”
Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 27 Rajab dan umat Islam selalu mengenang Isra’ Mi’raj dengan rasa syukur dan juga mengingat sejarah besar umat Islam.
2. Perubahan arah kiblat
Peristiwa perubahan arah kiblat dari Baitul Maqdis (Masjid Al Aqsa) ke Ka’bah di Makkah terjadi pada pertengahan bulan Rajab, setelah hijrahnya Nabi SAW ke Madinah. Hikmah di balik perubahan arah kiblat merupakan ujian keimanan seorang muslim dalam beribadah kepada Allah SWT.
3. Kelahiran Ali bin Abi Thalib
Pada tanggal 13 Rajab, Ali bin Abi Thalib RA lahir di wilayah Hijaz Jazirah Arab. Beliau termasuk orang yang mengimani risalah Nabi SAW untuk anak-anak. Sayyidina Ali RA merupakan sepupu sekaligus menantu Nabi SAW melalui pernikahan dengan Fatimah Az-Zahra. Sayyidina Ali RA merupakan Khulafaur Rasyidin keempat menggantikan Khalifah Utsman bin Affan RA.
4. Pembebasan Baitul Maqdis
Pada 27 Rajab 583 H, Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil membebaskan Baitul Maqdis, Palestina. Ketika ingin membebaskan Palestina, Sultan Shalahuddin al Ayyubi tidak langsung menyiapkan tentara dan peralatan perang. Akan tetapi yang mula-mula beliau lakukan adalah mempersatukan umat Islam dalam satu ikatan aqidah yang benar, yaitu aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah. Kesatuan aqidah akan melahirkan kesatuan hati.
5. Hijrah ke Abisinia
Salah satu peristiwa yang terjadi di bulan Rajab adalah hijrahnya umat Islam yang pertama ke Abisinia. Peristiwa ini terjadi pada tahun kelima nubuatan. Hegira diciptakan untuk menyelamatkan umat Islam dari pelecehan oleh orang-orang kafir Mekkah yang memusuhi mereka. Sebagaimana diketahui, pada saat awal khotbah Nabi di Mekkah, banyak orang kafir yang menolak dakwahnya. Mereka tidak hanya menolak tetapi juga menentang Nabi SAW dan orang-orang yang beriman kepadanya.
6. Turun Syari’at Sholat 5 jam
Bersamaan dengan peristiwa Isra Mi’raj, Allah SWT memerintahkan Rasulullah SAW untuk sholat 5 jam untuk pertama kalinya. Awalnya jumlah shalat yang diwajibkan oleh Allah SWT adalah 50 rakaat, namun Nabi SAW meminta pertolongan kepada Allah SWT atas nasehat Nabi Musa AS.
Allah SWT kemudian mengabulkan permintaan Nabi SAW dan memintanya untuk menunaikan 5 shalat wajib yang berjumlah 17 rakaat, yaitu Fajar 2 rakaat, Zuhur 4 rakaat, Ashar 4 rakaat, Maghrib 3 rakaat dan Isya 4 rakaat.
7. Perang Tabuk
Pada masa Perang Tabuk, umat Islam melakukan perjalanan jauh dari Madinah hingga Syam. Perang ini tidak berlangsung lama karena bangsa Romawi takut terhadap tentara Muslim yang berjumlah 30.000 orang. Dengan izin Allah SWT, Nabi SAW memenangkan perang Tabuk yang terjadi pada bulan Rajab 9 Hijriah
Larangan di Bulan Rajab Menurut Islam
Sebagai salah satu bulan yang penuh dengan kemuliaan, Bulan Rajab memang menyuguhkan peluang besar untuk meraih pahala yang berlipat. Setiap amalan ibadah yang dilakukan dalam bulan yang penuh berkah ini dijanjikan pahala yang melimpah.
Namun, perlu diingat bahwa ada beberapa larangan yang sebaiknya dihindari. Karena sebagaimana kebaikan berlipat ganda, begitu pula dengan keburukan dari pelanggaran larangan ini. Untuk memastikan kita mendapatkan manfaat maksimal dari bulan Rajab, berikut beberapa larangan yang perlu diwaspadai:
-
Melarang Tindakan Pembunuhan
Membunuh adalah dosa besar yang memiliki konsekuensi yang sangat berat. Jika seseorang melakukan tindakan pembunuhan di bulan Rajab, dosa yang diakibatkannya akan menjadi sangat besar dan berlipat-lipat.
-
Menghindari Ghibah dan Fitnah
Karena celaan terhadap sesama bisa mempengaruhi keberkahan amalan. Berusahalah untuk tidak menghakimi sesama, karena hanya Allah yang berhak menghakimi hamba-Nya.
Hindarilah perbuatan maksiat di bulan Rajab dan tingkatkan amalan ibadah untuk mengumpulkan sebanyak mungkin pahala.
-
Menyatakan Larangan Berperang dan Berburu
Bulan Rajab dihormati oleh seluruh kalangan masyarakat. Oleh karena itu, di bulan ini, setiap bentuk perang dan bahkan kegiatan berburu hewan juga tidak diperbolehkan.
-
Melarang Perbuatan Maksiat
Sebagaimana kita ketahui, bulan Rajab dipenuhi dengan rahmat dan pahala. Oleh karena itu, daripada terjerumus dalam perbuatan maksiat atau bahkan menzalimi diri sendiri, lebih baik fokus pada ibadah.