Kisah Hidup Nabi Ibrahim AS, Membuktikan Kekuasaan Allah SWT

Berita Islam – Nabi Ibrahim AS adalah salah satu dari 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui. Kisahnya tercantum dalam sejumlah ayat Al-Qur’an. Pasalnya, Nabi Ibrahim termasuk nabi yang diutus oleh Allah Swt.

Hal itu membuat pembahasan tentang Nabi Ibrahim AS menjadi pembelajaran yang penting bagi pemeluk agama Islam. Tujuannya adalah agar mengenal dan meyakini keberadaan nabi sebagai utusan Allah Swt.

Kisah Nabi Ibrahim AS di Masa Kecil

Nabi Ibrahim merupakan nabi yang sangat dikasihi dan disayangi oleh Allah Swt. Sebab ketabahan dan kekuatan imannya. Dikutip dari buku Cerita Teladan 25 Nabi dan Rasul, Syarifah (2019: 28), di dalam Alquran, Allah menyebutnya dengan Khalilullah (kekasih Allah).

Nabi Ibrahim lahir di negeri Babilonia. Negeri tersebut diperintah oleh seorang raja yang sangat kejam, Namrudz. Raja beserta rakyat di negeri tersebut menyembah berhala.

Raja Namrudz mendapatkan mimpi buruk pada suatu malam. Mimpi tersebut membuatnya melihat seorang anak laki-laki masuk ke istana dan mengambil mahkota kebanggaannya. Raja pun memanggil para peramal untuk mengartikan mimpinya.

Setelah itu, Raja Namrudz memerintahkan bahwa setiap bayi laki-laki yang lahir di Babilonia harus dibunuh. Padahal saat itu, ibu Nabi Ibrahim sedang mengandung Nabi Ibrahim.

Ketika Nabi Ibrahim AS lahir, orang tuanya menyembunyikannya di dalam gua. Atas izin Allah, Nabi Ibrahim pun tetap hidup, meskipun tidak ada seseorang yang merawatnya. Kala itu, ibu Nabi Ibrahim melihat bahwa bayinya sedang mengisap ibu jari.

Kemudian, ibu Nabi Ibrahim mendapati bahwa ibu jari tersebut mengeluarkan madu serta susu. MasyaAllah Tabarakallah.

Nabi Ibrahim Mencari-cari Tuhannya

Kisah Nabi Ibrahim AS dari kecil hingga besar memiliki perjalanan yang panjang. Nabi Ibrahim pernah mencari-cari keberadaan Tuhan. Beliau pernah berpikir bahwa bintang adalah Tuhan, lalu bulan, lalu matahari.

Namun, pemikiran itu sirna seiring lenyapnya bintang, bulan, dan matahari di kala pagi atau malam. Mengutip dari buku yang sama, Syarifah (2019: 29), Nabi Ibrahim kembali berpikir,

“Sesungguhnya, jika Tuhanku tidak memberikan petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat.”

Kemudian, Nabi Ibrahim pun berikrar bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Esa. Nabi Ibrahim merupakan sosok yang cerdas sebab sudah mempertanyakan pencipta dan pengatur alam semesta sejak kecil.

Nabi Ibrahim Membuktikan Kekuasaan Allah SWT

Ini merupakan bukti nyata dari kekuasaan dan perlindungan Allah SWT kepada Nabi Ibrahim sebagai seorang nabi dan rasul.

Mukjizat Nabi Ibrahim juga memperkuat keyakinan umat Islam dalam kebenaran dan keagungan risalah yang dibawanya. Berikut mukjizat Nabi Ibrahim yang sebaiknya umat Islam ketahui.

  1. Tidak Hangus saat Terbakar Api

Kisah Nabi Ibrahim terdapat dalam Al-Qur’an (Surat Al-Anbiya, ayat 69-70) dilemparkan ke dalam api oleh raja Namrud sebagai hukuman karena menentang penyembahan berhala.

Namun, Allah SWT memerintahkan api tersebut menjadi sejuk dan aman bagi Nabi Ibrahim, sehingga ia tidak terbakar dan terlindung dari bahaya.

  1. Serangan Lalat untuk Raja Namrud

Usai lolos dari panasnya api, raja Namrud kembali berusaha menangkap Nabi Ibrahim.

Lalu Allah SWT mendatangkan serangat lalat yang tak terlihat oleh pasukan raja Namrud.

Lalat tersebut membinasakan pasukan raja Namrud dengan memakan daging dan darahnya hingga hanya tersisa tulangnya.

Salah satu lalat juga masuk ke dalam hidung raja Namrud dan menetap di sana hingga 400 tahun lamanya.

  1. Orang Pertama yang Membangun Ka’bah

Salah satu mukjizat terbesar Nabi Ibrahim adalah kontribusinya dalam pembangunan Ka’bah di Mekah.

Saat itu, Nabi Ibrahim bersama putranya, Nabi Ismail, membangun kembali Ka’bah yang pertama kali dibangun oleh Nabi Adam.

Konstruksi Ka’bah ini merupakan mukjizat karena dianggap sebagai tugas yang luar biasa dan dilakukan di tengah gurun pasir yang tandus.

  1. Jarinya Mengeluarkan Susu dan Madu

Mukjizat jari Nabi Ibrahim yang mengeluarkan susu dan madu terjadi ketika ia masih bayi. Kala itu, raja Namrud memimpikan seorang anak laki-laki yang mengancam kekuasaannya.

Kekhawatiran ini membuatnya mengeluarkan pengumuman untuk membinasakan seluruh anak laki-laki di masyarakat sekitar kerajaan.

Orang tua Nabi Ibrahim pun menyembunyikan anak bayinya ke dalam gua agar selamat. Ketika ditinggal di dalam gua sepi tanpa makanan, Ibrahim kecil kelaparan dan menghisap ibu jarinya.

Jari yang dihisap sang bayi akhirnya mengeluarkan susu dan madu sehingga Ibrahim kecil tetap bertahan dan tumbuh sehat.

  1. Membangkitkan Makhluk Hidup yang Telah Mati

Dalam sebuah kisah Nabi Ibrahim yang disebutkan dalam Al-Qur’an, Nabi Ibrahim meminta Allah untuk menunjukkan kepadanya bagaimana Allah menghidupkan kembali orang-orang yang mati.

Allah kemudian memberikan perintah kepada Nabi Ibrahim untuk mengambil empat burung, memotong mereka, dan meletakkan bagian-bagian burung tersebut di berbagai bukit.

Setelah itu, Allah menghidupkan kembali burung-burung tersebut sehingga mereka terbang kembali.

Ini adalah mukjizat yang menunjukkan kekuasaan Allah dalam menghidupkan kembali makhluk.

Demikian sepenggal kisah Nabi Ibrahim AS dalam membuktikan kekuasaan Allah Swt. Walaupun sudah dibakar, beliau tetap hidup karena kuasa Allah Swt. Wallahu a’lam bish-shawab.

Author: pangeranbertopeng