nBerita Islam – Dalam kalender Hijriyah, ada salah satu bulan yang dinamakan Rajab. Bulan Rajab adalah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunah. Dalil atau argumentasinya adalah sebagaimana sabda nabi Muhammad SAW:
مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ أَشْهُرِ اللّٰهِ الْحُرُمِ كَانَ لَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلَاثُونَ يَوْمًا
Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari. (kitab Mafatih al- Ghaib).
Puasa Rajab adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, terutama pada bulan Rajab yang merupakan bulan haram. Selain mendapatkan pahala yang besar, puasa Rajab juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam artikel ini, kami akan membahas jadwal puasa Rajab 2025, niat, dan tata caranya secara lengkap untuk membantu Anda menjalankan ibadah dengan lebih mudah.
Jadwal puasa Rajab 2025
Kemudian berdasarkan kalender hijriah yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag), 1 Rajab 1446 H jatuh pada Rabu, 1 Januari 2025, sementara malam 1 Rajab dimulai pada Selasa, 31 Desember 2024. Berikut rinciannya,
- Senin, 6 Januari 2025
- Kamis, 9 Januari 2025
- Senin, 13 Januari 2025
- Kamis, 16 Januari 2025
- Senin, 20 Januari 2025
- Kamis, 23 Januari 2025
- Senin, 27 Januari 2025
- Kamis, 30 Januari 2025.
Selain Senin dan Kamis, umat Islam juga bisa berpuasa ayyamul bidh pada tanggal berikut:
- Senin, 13 Januari 2025
- Selasa, 14 Januari 2025
- Rabu, 15 Januari 2025.
Niat Puasa Rajab
Berikut adalah niat-niat puasa Rajab yang perlu Anda ketahui:
1. Niat Puasa Rajab (umum):
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri Rajaba sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah ta‘âlâ.”
2. Niat jika lupa di malam hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’I syahri rajaba lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta’âlâ.”
3. Niat Puasa Ayyamul Bidh:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaytu shauma ayyâmil bidh lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh, karena Allah ta’âlâ.”
4. Niat Puasa Senin dan Kamis:
Senin:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta‘âla.
Artinya: “Saya niat puasa pada hari Senin, sunnah karena Allah Ta‘âla.”
Kamis:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta‘âla.
Artinya: “Saya niat puasa pada hari Kamis, sunnah karena Allah Ta‘âla.”
Tata Cara Puasa Rajab
Berikut adalah langkah-langkah sederhana melaksanakan puasa Rajab:
- Sahur:
Disunnahkan makan sahur sebelum waktu Subuh untuk mendapatkan keberkahan.
- Niat Puasa:
Mengucapkan niat sebelum waktu Subuh. Jika lupa, Anda masih bisa berniat hingga sebelum waktu Dzuhur, asalkan belum makan atau minum sejak Subuh.
- Menahan Diri:
Menjaga diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak Subuh hingga Maghrib.
- Berbuka:
Segera berbuka saat waktu Maghrib tiba dengan makanan ringan atau air putih sebelum melanjutkan makanan berat.