Merawat Diri dan Wajah Menurut Islam 

Berita Islam – Kecantikan merupakan kesenangan dan impian bagi seluruh perempuan. Sehingga merawat wajah dan tubuh adalah bentuk kewajiban kepada Allah dan penghormatan bagi diri sendiri dan orang lain. 

Seperti diketahui, tren perawatan kulit dan make up kini semakin banyak diikuti oleh masyarakat. Mulai dari anak perempuan remaja hingga perempuan dewasa selalu tertarik untuk mengikuti perkembangan dunia kecantikan yang ada. 

Apakah seorang, terutama wanita diperbolehkan mempercantik diri? Lalu bagaimana hukum dalam Islam tentang fenomena ini. 

Dalam agama Islam, telah dijelaskan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Begitu juga dengan keindahan, bahwa Allah menyukai sesuatu yang memiliki nilai keindahan. Meskipun begitu, Islam memiliki batasan-batasan tersendiri dalam hal mempercantik diri. 

Mulai dari kandungan apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan dalam produk perawatan kulit, metode apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, serta batasan apa yang seharusnya dipraktikkan dalam mempercantik diri. 

Sebagai hal umum yang banyak dilakukan masyarakat, maka penting bagi Anda untuk mengetahui hukum dan cara mempercantik diri menurut Islam. Dari berbagai sumber, berikut kami merangkum penjelasannya untuk Anda. 

Hukum Mempercantik diri Menurut Islam 

Sebelum mengetahui cara mempercantik diri menurut Islam, perlu dipahami terlebih dahulu bagaimana hukum mempercantik diri dalam Islam. Seperti disebutkan sebelumnya, hukum mempercantik diri dalam Islam diperbolehkan. 

Ini didasarkan pada sebuah hadist riwayat Muslim, yang menjelaskan bahwa Allah itu indah dan mencintai keindahan. Oleh karena itu, diperbolehkan bagi umat muslim untuk mempercantik atau memperindah diri. Bahkan dianjurkan bagi umat muslim untuk selalu menjaga keindahan agar dicintai oleh Allah. 

Alasan kedua, mempercantik diri dalam Islam adalah sebuah ibadah. Mempercantik diri juga berarti menjaga tubuh tetap bersih, merawat tubuh agar selalu sehat, serta memperhatikan kerapian sehingga memberikan tampilan yang indah dan nyaman dilihat. Dengan begitu, mempercantik diri juga termasuk sebagai ibadah yang dilakukan untuk mendapatkan ridho kebaikan dari Allah. 

Cara Merawat Wajah Menurut Islam 

Setelah mengetahui hukum mempercantik diri menurut islam, Anda juga perlu memahami merawat wajah dengan cara sebagai berikut: 

    • Rajin Berwudu 

Wudu adalah salah satu aktivitas wajib yang dilakukan sebelum sholat untuk menghilangkan najis dan menyempurnakan ibadah. Di luar itu, wudu juga bisa sebagai media untuk merawat dan mencerahkan wajah. 

Ketika seseorang membasuh muka dengan air wudu, segala noda dan kotoran akan luntur. Tak hanya itu, berwudu juga dapat menggugurkan dosa. Sebagaimana Abu Hurairah yang mendengar Rasulullah bersabda: 

 “Sesungguhnya umatku dipangggil pada hari kiamat dalam keadaan ghurran muhajjilin yaitu wajah yang bercahaya dan badannya bersinar karena bekas wudu. Maka barangsiapa mampu memanjangkan ghurran, hendaklah melakukannya.” (HR. Bukhari dan Muslim) 

    • Sholat Tahajud 

Sholat sunnah ini dikerjakan pada sepertiga malam saat orang-orang tertidur. Sholat tahajud tidak hanya meningkatkan peluang doa-doa dikabulkan, tetapi aura dari wajah ahli tahajud juga akan terpancar dengan indah. 

Sebagaimana sabda Rasulullah, “Barang siapa yang banyak menunaikan sholat malam, maka wajahnya akan terlihat tampan atau cantik di siang harinya.” (HR. Ibnu Majah) 

    • Melakukan perawatan tanpa mengubah bentuk diri 

Islam melarang seseorang mengubah bentuk wajah dan tubuhnya tanpa alasan yang kuat. Contohnya adalah melakukan operasi plastik untuk mengubah hidungnya menjadi mancung. Sebab, itu sama saja mengubah ciptaan Allah dan tidak mensyukuri pemberian darinya. 

Sebagai gantinya, Islam menganjurkan untuk melakukan perawatan wajah dengan bahan-bahan alami yang disunnahkan oleh Rasulullah. Contohnya seperti madu, minyak zaitun, dan susu agar kesehatan kulit terawat. 

Author: pangeranbertopeng