Aktor Laga Senior, George Rudy dan Pengalaman Spiritualnya Setelah Menjadi Mualaf

Berita Islam – George Rudy (66 tahun), aktor laga senior Tanah Air, menceritakan pengalaman spiritualnya setelah ia menjadi seorang mualaf. Mulai dari manfaat air wudhu hingga seringnya dia ditolong oleh Allah saat menghadapi masalah.

Perankan Adegan Salat di Film, Aktor Laga Ini Mantap Jadi Mualaf

Dalam akun Youtube-nya, George Rudy Official, dia bercerita bahwa saat dia diundang dalam acara talk show. George ditanya  mengapa dalam usianya yang sudah di atas 60 tahun masih terlihat awet muda.

“Saya bilang, alhamdulillah, berkat air wudhu. Air wudhu adalah anugerah dari Allah. Bagaimana kita menyucikan jasmani saya, sebelum saya bermunajat sama Allah, saya bersuci dulu,” kata George.

George juga menceritakan, banyak kejadian yang tidak masuk akal yang di alaminya saat mengalami masalah. Kejadian itu menurut dia adalah bentuk pertolongan Allah kepadanya.

Diceritakan George, ketika dia pulang dari Surabaya ke Jakarta dengan mengendarai motor. Dia tidak tahu bahwa motor yang dia kendarai itu memiliki masalah teknis. Motornya tidak bisa menyala. Kemudian, George melaksanakan sholat Subuh dan berdoa.

“Saya bilang, ya Allah saya mau pulang ke Jakarta, mau ketemu keluarga saya,” kata George.

George kembali berusaha menyalakan motornya. Dia memulainya dengan membaca bismillah.

“Alhamdulillah, setelah itu motornya hidup dan sampai juga ke Jakarta,” kata George.

Menurutnya, selama perjalanannya menuju ke Jakarta dia juga menemui sejumlah kendala. Hingga akhirnya, George sampai ke Jakarta. Lalu, dia memanggil montir ke rumahnya untuk mengecek motor itu. Sang montir  terheran-heran saat mengecek motornya. Secara teknis banyak komponen yang rusak, namun motor itu bisa sampai ke Jakarta.

Pengalaman lain George ditolong Allah adalah saat sedang syuting Ken Arok versi sinetron. Saat itu ada oknum yang membawa kabur uang dubbing-nya. Sementara, dia harus membayar honor para dubber dalam film tersebut. Sementara itu, film tersebut tidak bakal tayang jika tidak ada dubbing-nya.

Menghadapi masalah itu, George banyak melakukan amalan, dia banyak berdoa kepada Allah dan membaca berbagai macam surat dalam Alquran.

Suatu ketika, saat George ingin main ke rumah temannya dengan mengendarai mobil, tiba-tiba ada bisikan yang menyuruh George untuk berhenti.

“Waktu itu saya berhenti di dekat Cipinang. Ternyata, di situ ada studio dan saya bertemu dengan seorang manajer studio itu,” kata George

Mereka berbincang dan sang menejer menanyakan bagaimana keadaannya. George pun menceritakan bahwa dia sedang pusing menghadapi masalahnya. Sertelah bercerita, manajer itu membantu proses dubbing film tersebut.

“Jadi, benar-benar ini karunia Allah. Kalau filmnya tidak sampai tayang, saya harus mengganti kerugian. Jumlahnya 1,3 (M). Itu tahun 2001,” kata George.

Dari berbagai pengalamannya itu, George mengatakan dalam hidup ini saat dia melaksanakan apa yang dituliskan di Alquran, yaitu bagaimana menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim yang taat.

“Saya bertanggung jawab kepada Allah. Saya gak mau hidup yang gimana – gimana. Jalani hidup secara wajar, tidak sombong dan tidak menyakiti orang. Kita ikuti akidah Islam,” kata George.

“Alhamdulillah, di usia yang sudah 66 tahun ini, saya diberi kehidupan yang baik oleh Allah” kata George.

Dia mengaku diberi kesehatan dan kehidupan yang normal.

George menjadi mualaf  sejak tahun 1981. Hal tersebut diputuskannya setelah empat tahun mengenal Islam. Dia menyatakan keislamannya itu di hadapan Buya Hamka.

Author: pangeranbertopeng