Beberapa Peninggalan Sejarah Yang Bercorak Islam

Berita Islam – Menurut perkiraan masuknya agama Islam ke Nusantara pada abad ke-7 atau 8, lalu berkembang secara masif di abad ke-13 silam. Tentunya, jejak penyebaran agama Islam pada masa lalu dapat dibuktikan dengan banyak peninggalan sejarah bercorak Islam. Hingga saat ini peninggalan bersejarah tersebut masih terawat dengan baik, meskipun sudah ratusan tahun.

Tersebar dari Aceh hingga pulau Maluku, peninggalan-peninggalan sejarah ini berupa masjid atau tempat ibadah, kompleks makam raja, serta istana atau keraton. Di bawah ini terdapat rangkuman dari berbagai sumber, untuk daftar peninggalan sejarah yang bercorak Islam di Indonesia.

1. Masjid Sunan Ampel

Masjid Sunan Ampel yang berlokasi di Surabaya sudah berdiri sejak 1421 silam. Diketahui tempat ini juga menjadi saksi sejarah syiar Agama Islam di tanah air. Pendiri masjid ini adalah Sunan Ampel bersama dengan sahabatnya, Mbah Sonhaji dan Mbah Sholeh.

Keunikan dari Masjid ini adalah penggabungan arsitektur bangunan sekitar yang bercorak Tiongkok dan Arab. Hal tersebut juga menjadi bukti tingginya toleransi antar agama.

2. Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak yang diketahui sebagai salah satu masjid tertua di Indonesia. Selain itu, keberadaan Masjid ini merupakan peninggalan sejarah bercorak Islam pertama.

Seperti namanya, masjid ini didirikan pada masa Kerajaan Demak oleh Raden Patah di abad ke-15 masehi. Dari ceritanya, lokasi Masjid Agung Demak dulunya merupakan tempat berkumpulnya para Wali Songo yang dipercaya sebagai penyebar Islam di Pulau Jawa.

Selanjutnya, beberapa peninggalan lain dari masjid ini diantaranya, Pintu Bledeg, Makam Sunan Kalijogo, Soko Guru, Pawestren.

3. Masjid Raya Baiturrahman

Peninggalan sejarah yang bercorak Islam berikutnya adalah Masjid Raya Baiturrahman. Yang menjadi saksi dari salah satu kerajaan Islam terbesar di Indonesia saat itu, Kerajaan Aceh Darussalam.

Masjid Baiturrahman didirikan pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda tahun 1612 silam. Tetapi beberapa percaya jika masjid ini sudah berdiri jauh sebelum itu, yaitu saat masa Sultan Alaidin Mahmudsyah tahun 1292.

Selain masjid, bukti arkeologis kerajaan ini antara lain Taman Sari Gunongan, Pintu Khop, Makam Sultan Iskandar Muda, dan uang koin emas.

4. Koin emas

Salah satu koin emas terkenal yaitu koin emas Kerajaan Aceh dan merupakan yang tertua di Nusantara.

Koin emas ini bertuliskan nama sultan pada saat itu dengan menggunakan huruf Arab. Hal menarik dari koin emas yaitu terbuat dari emas murni dan menjadi bukti kayanya Kerajaan Aceh pada masa itu.

5. Masjid Agung Gedhe Kauman

Saat berlibur ke Yogyakarta, kita akan menemukan salah satu bukti sejarah penyebaran Islam yang masih digunakan hingga saat ini. Yup betul, sesuai dengan keterangan no 5 yaitu Masjid Gedhe Kauman Ngayogyakarta Hadiningrat.

Masjid Gedhe Kauman berada di sebelah barat Alun-Alun Utara atau Alun-Alun Lor Yogyakarta yang termasyhur. Dan merupakan tempat ibadah umat Islam dari Kesultanan Yogyakarta atau Kerajaan Mataram Islam.

Selain Masjid ini, peninggalan lain yang dapat dijumpai adalah Masjid Kotagede, Masjid Pathok Negara Sulthoni Plosokuning, Masjid Agung Surakarta, dan Masjid Al Fatih Kepatihan Solo.

6. Istana Sultan Ternate

Kerajaan Ternate merupakan kerajaan Islam tertua yang terdapat di Kepulauan Maluku. Istana ini merupakan kediaman Sultan Ternate yang bergaya abad ke-19. Kerajaan Ternate mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Baabullah yang memerintah pada 1432 hingga 1486 masehi.

Selain Istana Sultan Ternate, bukti sejarah peninggalan salah satu kerajaan tertua di Maluku Utara ini berupa Masjid Jami Sultan Ternate, Makam Sultan Baabullah, dan Benteng Tolukko.

Itulah beberapa peninggalan sejarah bercorak Islam yang ada di Indonesia. Sudah menjadi kewajiban kita harus menjaga agar peninggalan sejarah itu tetap terpelihara dengan baik.

Author: pangeranbertopeng