Berita Islam – Pendaftaran Ibadah Haji 2020 resmi dibuka oleh Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah bagi warna negara asing (WNA) atau ekspatriat. Hanya orang-orang yang sudah bermukim di Arab Saudi lah yang diperbolehkan untuk mendaftar.
Dikutip dari Saudigazette (7/7/2020), kesehatan yang baik adalah salah satu syarat utama dalam pelaksanaan Ibadah Haji yang diselenggarakan tahun ini.
Para jamaah harus berada pada kondisi yang memenuhi semua syarat dan protokol kesehatan pencegahan virus Covid-19.
Berikut adalah syarat yang wajib di patuhi :
- WNA yang berusia 20 tahun hingga 50 tahunan.
- Tidak memiliki atau menderita penyakit kronis.
- Belum pernah mengikuti ibadah haji yang di perbolehkan mendaftar.
- Tidak memiliki riwayat penyakit diabetes.
- Tidak memiliki penyakit tekanan darah.
- Tidak memiliki penyakit jantung
- Tidak memiliki penyakit pernapasan.
- Tidak terinfeksi virus Covid-19 atau menunjukan gejalanya.
Para Calon jamaah haji juga wajib menyertakan surat sehat setelah menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR).
Selain itu para pendaftar harus mau menyetujui perjanjian akan melakukan karantina mandiri selama 14 hari sebelum dan sesudah melakukan Ibadah Haji.
Mereka diwajibkan memberikan informasi ke Kementerian Kesehatan setiap hari melalui naplikasi mobile sesuai dengan protokol yang disetujui.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, dari total kuota 10.000 jamaah Haji tahun ini, hanya 70% yang akan diisi oleh warga negara asing atau ekspatriat yang telah berada di Arab Saudi. Dan 30% lainny akan diisi oleh jamaah haji lokal.
Tahun ini, pendaftaraan calon jamaah haji untuk WNA dilakukan melalui daring di alamat situs lokalhaj.haj.gov.sa. Pendaftaran dibuka sejak Senin kemarin hingga Jumat 10 Juli 2020. Hasilnya akan diumumkan pada Minggu 12 Juli 2020.
Hasil dari pendaftaran akan dikirimkan ke calon jamaah haji melalui pesan teks ke nomor ponsel yang telah di daftarkan via aplikasi.