Berita Islam – Masyarakat Indonesia minggu ini dihebohkan dengan salah satu konten podcast Deddy Corbuzier yang mengundang pasangan gay Ragil Mahardika dan Frederik Vollert. Ragil Mahardika sendiri merupakan orang keturunan Indonesia yang saat ini sudah tinggal dan menjadi warga negara Jerman bersama suaminya.
Konten podcast Deddy Corbuzier yang ditayangkan dengan judul “Tutorial Jadi G4y Di Indo!!!” ini kemudian mendapatkan kecaman dari berbagai pihak, salah satunya Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI mengkritik konten podcast Deddy Corbuzier karena mengundang pasangan LGBT Jerman yakni Ragil Mahardika dan Frederik Vollert.
Kritik ini disampaikan oleh MUI karena Islam melarang dan mengutuk orang-orang LGBT, sehingga seharusnya Deddy Corbuzier tidak mempromosikan kaum-kaum LGBT ke masyarakat Indonesia.

“Saya berharap yang punya podcast itu paham kalau Islam melarang dan mengutuk LGBT. LGBT itu harus diamputasi bukan ditoleransi,” ucap Ketua Umum MUI, Cholil Nafis melalui akun Twitternya di Jakarta, Senin, 9 Mei 2022.
Menurut Cholil, LGBT merupakan perilaku tidak normal dari beberapa manusia yang harus diobati dan tidak boleh dibiarkan dengan dalih toleransi. Hal ini juga disebabkan karena menurut Islam, LGBT tidak bawaan dari lahir dan setiap manusia memiliki kodratnya masing-masing.
“Manusia itu yang normal adalah laki-laki berpasangan dengan perempuan begitu juga sebaliknya janganlah kita ikut menyiarkan pasangan LGBT,” kata Cholil Nafis.
Akibat konten podcast yang diunggah di YouTube pada tanggal 07 Mei 2022 ini mendapatkan banyak kecaman dari berbagai pihak, akhirnya konten dengan durasi 1 jam 49 detik dihapus dan Deddy Corbuzier meminta maaf kepada masyarakat Indonesia akibat konten yang meresahkan tersebut.