Berita Islam – Setelah masa haid berakhir, seorang wanita muslim wajib melakukan mandi besar atau mandi wajib sebelum melaksanakan ibadah seperti shalat dan puasa. Mandi wajib ini bertujuan untuk mensucikan diri dari hadas besar.
Oleh karena itu, kita harus mengetahui niatan, dalilserta tata cara mandi wajib yang benar. Simak penjelasan di bawah ini.
Niat mandi wajib setelah haid
Mandi wajib setelah haid harus diawali dengan membaca niat. Sebab niat merupakan syarat sahnya mandi wajib. Berikut bacaan niat mandi wajib setelah haid untuk wanita.
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Arab-latin: Nawaitu ghusla liraf’il hadatsil akbari minal haidhi fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar disebabkan haid karena Allah taala.”
Dalil Tentang Mandi Wajib
Berikut beberapa dalil mengenai mandi wajib yang terdapat dalam Al-Quran maupun hadits:
-
Al-Quran Surat Al-Maidah Ayat 6
Berikut ini arti dari ayat yang menunjukkan bahwa mandi wajib harus dilakukan untuk mereka yang junub sebelum melaksanakan shalat:
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai kedua mata kaki, dan jika kamu junub, maka mandilah.”
-
Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim
Berikut merupakan bunyi hadist yang menerangkan kewajiban mandi besar bagi mereka yang memiliki hadas besar. Seperti, setelah haid, nifas, bersetubuh, melahirkan, atau menyentuh mayat.
“Mandi itu wajib atas setiap orang yang mengalami hadas besar.”
-
Hadits Riwayat Muslim
Berikut bunyi hadits yang menunjukkan kewajiban mandi besar bagi yang mengalami hadas besar maupun akan melaksanakan shalat Jumat:
“Mandi Jumat itu wajib atas setiap orang yang baligh, berakal, dan tidak sakit.”
Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid
Mandi wajib perempuan terdiri dari mandi junub dan mandi setelah haid atau nifas. Perempuan yang telah selesai haid harus melakukan mandi wajib.
Sebenarnya, secara umum tata cara mandi wajib perempuan dan laki-laki sama. Namun, ada sedikit perbedaan mandi wajib perempuan setelah haid.
Berikut tata cara mandi wajib perempuan setelah haid, seperti dilansir dari laman BSI Maslahat.
-
- Membaca basmalah dan niat mandi wajib setelah haid.
- Sebelum mandi atau memasukkan tangan ke tempat air, basuh atau cuci kedua tangan sebanyak tiga kali.
- Kemudian membasuh tangan kanan dan kiri sampai bersih dan tidak meninggalkan kotoran.
- Membersihkan kemaluan menggunakan tangan kiri.
- Mencuci tangan kiri yang digunakan untuk membersihkan kemaluan menggunakan sabun.
- Berwudu menggunakan air mengalir secara sempurna seperti wudu ketika hendak sholat.
- Menyiram kepala dan seluruh badan bagian kanan sebanyak tiga kali. Lalu berganti dan ulangi pada bagian kiri sebanyak tiga kali.
- Menyeka sela-sela rambut hingga seluruhnya terkena air.
- Bersihkan dan gosok seluruh tubuh menggunakan wewangian atau sabun.
- Bilas dengan mengguyur air ke seluruh tubuh dari kanan lalu ke kiri.