Berita Islam – Bulan Ramadhan tahun 2022 akan segera hadir di seluruh dunia. Untuk tanggal pasti mengenai hari pertama bulan puasa, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin meminta masyarakat Indonesia yang beragama Muslim untuk menunggu terlebih dahulu hasil sidang Itsbat 1 Ramadhan 1443 H yang akan dilaksanakan pada hari Jumat, 1 April 2022.
“Kami berharap masyarakat menunggu hasil sidang itsbat yang akan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 1 April. Pemerintah akan memutuskan setelah mendengar masukan dari tim falakiyah Kementerian Agama beserta ormas-ormas Islam,” ucap Kamaruddin, Selasa (29/3).
Selain itu, Kamaruddin juga mengimbau agar masyarakat Indonesia yang beragama Muslim untuk bisa menghargai dan menghormati keputusan Pemerintah mengenai awal bulan Ramadhan. Menurut Kamaruddin, dalam masalah menentukan awal bulan Ramadhan sebaiknya masyarakat mengikuti keputusan Pemerintah karena Pemerintah Indonesia saat ini terus berupaya untuk melakukan penyatuan kalender Hijriah.
“Karena keputusan pemerintah diputuskan bersama tim falakiyah Kemenag, ormas-ormas Islam, dan juga Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tetapi, sekali lagi, jika ada yang berbeda dengan hasil keputusan sidang itsbat, masyarakat agar bisa saling menghargai dan menghormati,” kata Kamaruddin.

“Pemerintah terus-menerus melakukan komunikasi dengan ormas-ormas Islam untuk dapat menyatukan kriteria dan metode agar suatu saat kita memiliki kalender hijriah yang seragam,” ujar Komarudding menambahkan.
Sidang Itsbat yang akan dilaksanakan hari Jumat tanggal 1 April 2022 ini akan mempertimbangkan awal bulan Ramadhan berdasarkan perhitungan astronomis (hisab) dan berdasakan mekanisme pemantauan hilal (rukyatul). Jika dilihat secara hisab, semua sistem sepakat bahwa awal bulan Ramadhan jatuh pada hari Jumat di tanggal 1 April 2022. Tanggal ini sendiri juga bertepatan dengan 29 Syakban 1443 H.
Namun untuk menetapkan awal bulan Ramadhan 2022 secara nasional, masyarakat tetap perlu menunggu hasil akhir dari sidang Itsbat. Kemenag sendiri saat ini masih menunggu hasil pengamatan hilal (rukyat) agar bisa menentukan awal bulan Ramadhan 1443 H.