Berita Islam – Sholat merupakan tiang agama yang wajib dilaksanakan bagi setiap muslim. Ada gerakan sholat lengkap dengan bacaannya sesuai sunnah yang perlu diperhatikan oleh umat Islam.
Pelaksanaan sholat sebanyak lima kali sehari, terdiri dari bacaan sholat yang merupakan rangkaian doa penuh makna dan disertai gerakan tertentu.
Bacaan sholat diucapkan dalam setiap gerakan sebagai bentuk penghambaaan dan kedekatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 103 :
اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا
Artinya: “Sungguh, sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”
Kemudian setiap gerakan sholat harus dilaksanakan secara tertib dan khusyu’ mengikuti aturan yang ada. Simak 13 gerakan sholat yang benar dan lengkap agar sholatmu diterima oleh Allah SWT.
1. Niat
Rukun sholat yang pertama adalah membaca niat tergantung dengan sholat yang dilaksanakan. Niat bisa diucapkan dengan lisan maupun membaca di dalam hati.
2. Berdiri
Rukun sholat selanjutnya adalah melaksanakan sholat sambil berdiri. Namun, bagi mereka yang sakit atau tidak mampu berdiri, sah untuk melaksanakan sholat sambil berbaring atau duduk.
3. Takbiratul Ikhram
Gerakan sholat takbiratul ikhram dilaksanakan sambil mengucapkan “Allahu Akbar” yang artinya “Allah Maha Besar”.
4. Baca Al-Fatihah
Ketika melaksanakan sholat, wajib hukumnya untuk membaca Surat Al-Fatihah pada setiap rakaat. Membaca Al-Fatihah termasuk dengan basmalah serta bacaan-bacaan tasydid Al-Fatihah yang berjumlah 13 tasydid.
5. Rukuk dengan Tuma’ninah
Rukuk adalah gerakan sholat membungkuk hingga kedua telapak tangan sampai pada lutut. Melaksanakan rukuk harus secara tuma’ninah yang artinya tidak terburu-buru.
Berikut ini bacaan saat rukuk:
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ
Arab-latin: Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih (sebanyak 3 kali.)
Artinya: “Maha Suci Tuhan yang Maha Agung serta memujilah aku kepadaNya.”
6. I’tidal dengan Tuma’ninah
Setelah rukuk, gerakan sholat selanjutnya adalah i’tidal, yaitu bangun dari rukuk dengan cara berdiri tegak serta tuma’ninah dan membaca bacaan i’tidal.
سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Arab-latin: Sami’allaahu liman hamidah
Artinya: “Allah maha mendengar terhadap orang yang memujinya.”
Setelah berdiri tegak, lalu membaca:
رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ ، حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ
Arab-latin: Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du.
Artinya: “Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu.”
7. Sujud Dua Kali dengan Tuma’ninah
Melaksanakan sujud dengan menempelkan sebagian dahi pada lantai tempat sholat. Kedua tangan, kedua lutut, dan kedua ujung telapak kaki berada pada lantai dan tidak boleh berniat selain sujud.
Berikut ini adalah bacaan sujud:
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Arab-latin: Subhaana robbiyal a’la wabihamdih (3x)
Artinya: “Maha Suci Tuhan yang Maha Tinggi serta memujilah aku kepadanya.”
8. Duduk di Antara Dua Sujud
Gerakan sholat selanjutnya adalah duduk di antara dua sujud. Yang setiap gerakannya dilakukan sambil mengucap takbir.
Berikut ini adalah bacaan duduk di antara dua sujud:
رَبِّ اغْفِرْ لِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَارْزُقْنِى وَارْفَعْنِى
Bacaan latin: Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.
Artinya: “Ya Allah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rezeki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.”
9. Duduk Akhir
Duduk akhir dilakukan dengan iftirasy pada rakaat terakhir sebelum salam.
10. Membaca Tasyahud Akhir
Rukun sholat selanjutnya adalah membaca tasyahud akhir pada saat duduk akhir. Berikut ini adalah bacaan tasyahud akhir:
Arab-latin: At tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. as salaamu’alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh, assalaamu’alaina wa’alaa ibaadillaahishaalihiin. asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammad rasuulullaah.
allaahumma shalli’alaa muhammad, wa’alaa aali muhammad. kamaa shallaita alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim. wabaarik’alaa muhammad wa alaa aali muhammad. kamaa baarakta alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim, fil’aalamiina innaka hamiidum majiid.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahkanlah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya, seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, Engkau lah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia di seluruh alam.”
11. Membaca Sholawat Nabi
Selain membaca tasyahud akhir, membaca sholawat nabi juga wajib hukumnya pada rakaat terakhir. Berikut ini adalah bacaan sholawat nabi yang wajib dibaca:
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Arab-latin: Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa Ibroohim wa ‘alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid. Alloohumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa Ibroohim wa ‘alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid.
Artinya: “Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia.”
12. Mengucap Salam
Gerakan sholat terakhir yaitu mengucap salam dengan menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri.
13. Tertib dan Berurutan
Perlu diketahui bahwa gerakan sholat yang sudah dijelaskan di atas harus dilakukan secara tertib dan berurutan. Hal ini merupakan rukun sholat yang wajib diamalkan.
Makna Gerakan Sholat bagi Kesehatan
Gerakan sholat sendiri memiliki makna dan manfaat bagi kesehatan seperti meningkatkan sirkulasi darah, melunturkan otot, hingga memperbaiki postur tubuh.
Berikut kita bahas setiap gerakan dalam sholat dan manfaatnya bagi kesehatan:
-
-
Takbiratul Ihram :
-
Berdiri tegak sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu atau telinga, kemudian mengucapkan takbir. Gerakan ini membantu melancarkan aliran darah dan menguatkan otot-otot kanan. Ketika berdiri, posisi jantung berada di bawah otak, sehingga darah lebih mudah mengalir ke otak dan seluruh tubuh.
-
-
Ruku’ dengan Tuma’ninah :
-
Membungkukkan tubuh sambil membaca tasbih. Saat melakukan ruku’ dengan tenang dan khusyuk (tuma’ninah), tulang belakang menjadi lebih lentur, aliran darah lebih lancar, dan keseimbangan tubuh terjaga. Gerakan ruku’ juga membantu mengalirkan darah ke otak secara optimal dan mendukung kesehatan tulang, serta berfungsi mencegah masalah kesehatan seperti prostat.
-
-
I’tidal dengan Tuma’ninah :
-
Gerakan bangkit dari ruku’ dan berdiri tegak sebelum sujud. Rasulullah shallallahu alaihi wasallammengajarkan agar punggung dan kepala tegak saat melakukan i’tidal. Gerakan tersebut membantu melancarkan pencernaan, karena organ pencernaan secara alami dilenturkan. Tidak hanya itu, posisi berdiri setelah ruku’ juga membantu aliran darah dari kepala ke bawah, sehingga tekanan darah dapat berkurang.
-
-
Sujud dengan Tuma’ninah :
-
Menyentuhkan dahi, kedua tangan, lutut, dan kaki menyentuh tanah, manfaat dari sujud ini sangat besar. Seperti meningatkan aliran darah dan oksigen ke otak, mencegah penyumbatan pembuluh darah di jantung, serta memompa kelenjar limfa ke leher dan ketiak.
-
-
Duduk di Antara Dua Sujud :
-
Setelah sujud, meletakkan kaki kiri di bawah pinggul, sementara kaki kanan tegak. Gerakan ini membantu menyeimbangkan sistem saraf dan mengendurkan otot-otot kaki khususnya di bagian paha dan betis.
-
-
Tasyahud Awal :
-
Duduk dengan posisi paha dan betis bertemu, dan jari telunjuk diangkat. Gerakan tersebut membantu kelenjar teroid bekerja lebih baik, sehingga dapat mengurangi nyeri sendi dan meningkatkan kepadatan tulang.
-
-
Duduk Tasyahud Akhir :
-
Bagian ini merupakan gerakan terakhir yang dapat membantu menjaga saraf yang berhubungan dengan mata, sehingga menambah fokus pada kesehatan.
-
-
Salam ke Kanan dan Kiri :
-
Selanjutnya, salam merupakan gerakan terakhir dalam sholat, menoleh ke kanan dan ke kiri. Gerakan ini membuat otot leher lebih luntur, melancarkan aliran darah di kepala, dan mencegah kekuatan otot di leher.
Bagi seorang muslim, melakukan gerakan sholat dengan benar dan penuh kekusyukan tidak hanya berfungsi sebagai ibadah tetapi juga memiliki makna dan manfaat bagi kesehatan.