Berita Islam – Bagi sebagian orang mungkin sudah sering dengar mengenai Islam sebagai rahmatan lil alamin. Akan tetapi beberapa dari kita mungkin masih bertanya, “Apa itu Islam rahmatan lil alamin?”
Berdasarkan dari buku Islam Rahmatan Lil Alamin karya Abu Utsma Kharisman, untuk mendefinisikan arti dari Islam rahmatan lil alamin. Dalam buku itu menjelaskan dengan cara mengurai kalimat menjadi tiga bagian, yakni Islam, rahmatan, dan lil alamin.
Penjelasan tiga bagian menurut buku Islam Rahmatan Lil Alamin
Islam
Kata pertama yaitu “Islam”. Islam adalah agama yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal itu termasuk dalam firman-Nya dalam Al Qur’an surah Al Anbiyaa’ ayat 25 yaitu,
وَمَآ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا نُوْحِيْٓ اِلَيْهِ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدُوْنِ
Artinya: “Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Nabi Muhammad SAW), melainkan Kami mewahyukan kepadanya bahwa tiada Rabb selain Aku. Oleh karena itu, sembahlah Aku.”
Kemudian dalam buku menjelaskan hal sama bahwa syariat dalam Islam merupakan syariat yang paling sempurna. Hal ini dikarenakan Islam sebagai penyempurnaan atas syariat dari nabi dan agama sebelumnya.
Rahmatan
Selanjutnya ada kata “rahmatan”. Menurut buku tersebut, makna dari kata ini dijelaskan sebagai kasih sayang yang dilandasi oleh ketulusan yang mengharapkan kebaikan. Kasih sayang mengharapkan orang yang menerimanya untuk tidak mendapatkan kesengsaraan dan penderitaan.
Apabila harus mendapatkan kesengsaraan atau penderitaan, maka hal ini dilandaskan pada kepentingan kemaslahatan yang lebih besar. Hal ini dapat dicontohkan seperti kasus amputasi pada anggota tubuh yang sakit terinfeksi demi menjaga anggota tubuh lainnya agar dapat terjaga atau tetap sehat.
Kemudian kasus lain yang dapat dijadikan contoh adalah ketika Nabi Khidir merusak perahu yang dalam kondisi baik. Hal tersebut dilakukan agar perahu tersebut tidak dirampas oleh penguasa yang jahat. Dan tertuang dalam firman Allah SWT dalam Al Qur’an surah Al Kahfi ayat 79,
اَمَّا السَّفِيْنَةُ فَكَانَتْ لِمَسٰكِيْنَ يَعْمَلُوْنَ فِى الْبَحْرِ فَاَرَدْتُّ اَنْ اَعِيْبَهَاۗ وَكَانَ وَرَاۤءَهُمْ مَّلِكٌ يَّأْخُذُ كُلَّ سَفِيْنَةٍ غَصْبًا
Artinya: “Adapun perahu itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang mencari rezeki di laut. Oleh karenanya, aku bermaksud membuatnya kerusakan (di perahu itu) karena di hadapan mereka terdapat seorang raja (zalim) yang merebut setiap perahu (yang baik) secara paksa.”
Lil Alamin
Dan kata terakhir yaitu lil alamin artinya adalah bagi seluruh semesta alam beserta makhluknya. Hal ini tertuang dalam firman Allah SWT yakni surah Al Fatihah ayat 2 yang menyebutkan kata ini yaitu,
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ
Arab Latin: “Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn”
Artinya: “Segala puji bagi Allah, Tuhan bagi semesta alam.”
Para ahli tafsir ada yang mengartikan al-alamin sebagai seluruh makhluk. Sementara para ulama lainnya mengartikannya sebagai manusia dan jin saja.
Jadi, disimpulkan rangkaian Islam rahmatan lil alamin adalah penyebaran dan penerapan ilmu yang dibawa oleh Islam. Kemudian hal itu bersumber pada Al-Qur’an dan hadits yang shahih. Sebagaimana dipahami para sahabat nabi bahwa ini adalah kemaslahatan yang besar untuk seluruh alam semesta.