Berita Islam – Dalam agama Islam, ada berbagai macam kisah inspiratif yang memberi banyak pelajaran bagi umatnya. Kisah-kisah tersebut dapat menyadarkan kita sebagai manusia yang percaya akan kehadiran Allah SWT di dalam hati.
Kehidupan adalah sebuah proses belajar untuk menjadi versi terbaik dari diri manusia. Artinya semua butuh proses, bahkan metode pembelajaran untuk menjadi yang terbaik juga bisa berbeda-beda lho. Mulai dari pengalaman pribadi maupun menggunakan pengalaman orang lain. Meski begitu tujuan akhirnya sama yaitu menjadi pribadi yang lebih baik.
Berikut ini kisah inspiratif Islami yang bisa kamu pahami sekaligus ambil pelajaran di dalamnya sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
-
Kisah Masyitah Pelayan Putri Fir’aun
Masyitah adalah pelayan putri Firaun, dan ia adalah seorang wanita yang berani mengorbankan jiwa dan raganya demi agama. Dia adalah seorang ibu dengan sifat cinta dan kebaikan. Dia sangat mencintai anak-anak dengan kasih sayang yang sangat tulus dan senang berjuang, bekerja dan membuat mereka bahagia di dunia dan di akhirat.
Salah satu tantangan terberat yang dihadapi Masyitah adalah penyiksaan oleh Firaun. Anak-anaknya penuh hormat dan baik hati. Ada berbagai kekejaman dan siksaan kepada Masyitah. Semua ketidaknyamanan yang dia hadapi dengan parah sampai akhir kematiannya membuatnya bahagia, dan Tuhan menyenangkannya.
Masyitah berhasil membesarkan anak-anak untuk berjuang di jalan Allah. Rasulullah pernah bertanya kepada Jibril ketika Rasulullah sedang menjalani Isra dan menyatakan bahwa Mi’raj Rasulullah mencium bau yang sangat harum. Jibril menjawab bahwa itu adalah bau putri Firaun dan pelayan anak-anaknya, Masyitah. Suatu hari, Masyitah menyisir rambut putri Firaun, sisirnya jatuh dari tangannya, dan dia berkata “Bismira.”
Putri Firaun kaget dan melapor. Kejadian itu membuat Firaun tersinggung, yang memanggil Masita dan bertanya, “Apakah kamu memiliki tuhan yang berbeda dariku?” Masyitah menjawab. Masyitah dan anak-anaknya tidak takut, Masyitah menanyakan satu hal kepada Firaun. Dia menuntut agar dia membungkus tulangnya dan tulang anak-anaknya, dan Firaun melakukannya.
-
Mendoakan Orang Lain
Di malam yang bersejarah di sepertiga malam terakhir, Sayyidah Fathimah R.A, putri tercinta Rasulullah SAW sholat malam di rumahnya. Terkadang dia menghabiskan malam dengan Qiyamul Rail dan berdoa. Sayyidina Hasan sering mendengarkan doa ibunya.
Suatu pagi, ketika Sayyidah Fatimah selesai shalat, Sayyidina Hasan bertanya kepada R.A. Sayyidah Fatimah dengan lembut menjawab, “Nak, berdoalah untuk tetanggamu dulu. Ketika para malaikat mendengarmu berdoa untuk tetanggamu, mereka berdoa untukmu. Apakah ada yang lebih baik daripada doa para malaikat di dekat Tuhan kita yakni Allah SWT?”
-
Kisah Muslimah Hitam Penghuni Surga
Ketika Ibnu Abbas mengajak seorang sahabat untuk bertemu dengan seorang wanita yang merupakan ahli surga, dia berkulit hitam, yang pernah bertemu dengan Nabi SAW dan meminta doa untuk penyakitnya. Tetapi Nabi membuat pilihan untuk wanita, yaitu:
Jika dia sabar, wanita itu akan masuk surga. Ketika disembuhkan, itu terbatas pada penyembuhan. Jadi dia diberitahu bahwa dia menyukai surga, tetapi karena auranya terbuka karena penyakitnya, dia meminta Rasulullah saw untuk berdoa agar auratnya tidak terbuka, dan Rasulullah mendoakannya.
Kemudian wanita itu meminta Rasulullah kesabaran hidupnya sehingga Allah akan memberinya surga. Keputusan untuk bersabar dibuat dengan keyakinan tinggi baginya. Pahala terbaik bagi seorang yang menderita adalah surga.
-
Sedekah
Pada zaman Nabi Sulaiman AS, ada sebuah keluarga yang konon memiliki pohon besar di samping rumahnya. Ada sarang burung dengan beberapa merpati di sana. Kemudian laki-laki itu membawa merpati itu kepada anaknya, setelah itu induk merpati mengadu kepada Nabi Sulaiman AS.
Nabi Sulaiman mengundang orang itu untuk bertobat dan berjanji tidak akan melakukannya lagi. Suatu hari, istrinya menyuruh ia untuk mengambil merpati lagi, jadi pria itu pada awalnya menolak, tetapi dibujuk oleh godaan istrinya untuk melakukannya beberapa kali.
Ibu Merpati mengeluh lagi, dan Nabi Sulaiman marah kepada laki-laki itu. Kemudian Nabi Sulaiman menginstruksikan Jin untuk melindungi pohon itu dan menegaskan bahwa pria itu tidak membawa pulang merpati. Ketika merpati itu lahir kembali, lelaki itu memanjat lagi dan tiba-tiba lelaki malang itu mengetuk pintu dan menyuruhnya memberikan sesuatu kepada istrinya.
Istri berkata, “Aku tidak punya apa-apa,” dan lelaki itu turun dari pohon dan memberi lelaki malang itu segenggam makanan. Kemudian dia memanjat pohon lagi dan mengambil merpati lain. Kemudian induk merpati mengeluh lagi, dan Nabi Sulaiman marah dan memanggil dua jin untuk melindungi pohon itu. Roh berkata bahwa ketika kami mencoba untuk menjatuhkan orang itu, tiba-tiba dua malaikat datang dan melemparkan kami ke arah yang berlawanan jauh. Amal dapat menyelamatkan orang dari bahaya.