Penjelasan Tentang Kata Kafir: Lawan Kata Dalam Islam dan Macamnya

Berita Islam – Adanya kata kafir dalam berbagai bentuk disebutkan dalam Al-quran sebanyak 525 kali. Lawan kata kafir adalah iman dalam Islam.

Kafir berasal dari kata kufr, yang artinya menyembunyikan atau menutupi. Oleh karena itu arti kafir secara bahasa adalah orang yang menyembunyikan atau menutupi dari sesuatu.

Lawan Kata Kafir adalah Iman dalam Islam

Kafir tidak serta merta diartikan sebagai orang yang keluar dari agama, karena salah satu makna kafir adalah tidak mensyukuri nikmat.

Selanjutnya dalam Al-quran, lawan kata kafir adalah iman, sebagaimana dapat ditemukan dalam QS Al Baqarah 2:6 yang berbunyi.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka. Kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman”.

Macam-macam Kafir

Selanjutnya kafir ini bermacam-macam. Ada kafir menutupi kebenaran tentang keesaan Allah, tentang kebenaran agama, padahal dia tahu. Ini yang paling keras. Selain itu, ada juga kafir menutupi kebenaran, tapi sebenarnya karena dia tidak memiliki informasi yang cukup.

Kemudian ada lagi kafir, dia percaya pada Allah, percaya pada ajaran agama, tapi tidak melaksanakannya sehingga dia menutupi pelaksanaannya itu.

Berdasarkan buku Kajian Akhlak dalam Bingkai Aswaja oleh Ahmad Hawassy, dijelaskan bahwa orang kafir terdiri dari beberapa macam,
antara lain:

  • Kafir muharib atau ahlul-harb

Golongan kafir ini dalam KBBI disebut kafir harbi. Mereka adalah orang-orang kafir yang memerangi umat Islam di negeri yang saat itu sedang terjadi konflik antar pemeluk agama.

Kaum muslimin disyariatkan untuk memerangi orang kafir semacam ini sesuai dengan kemampuan mereka.

  • Kafir mu’ahid atau ahul-‘ahd

Kafir Mu’ahid atau kafir muahid adalah orang kafir yang terikat perjanjian dengan pemimpin kaum muslimin untuk menghentikan perang (gencatan senjata) dalam kurun waktu tertentu. Dan mereka tinggal di negerinya sendiri.

  • Kafir dzimmi atau ahludz-dzimmah

Kafir Dzimmi atau kafir zimi yaitu orang kafir yang diizinkan untuk tinggal di negeri kaum muslimin, dan sebagai gantinya mereka mengeluarkan jizyah yakni semacam upeti. Tujuannya adalah sebagai kompensasi perlindungan terhadap mereka dan mengindahkan batasan-batasan aturan Islam.

  • Kafir musta’man

Kafir musta’man yaitu orang kafir yang masuk ke negeri kaum muslimin dan diberi jaminan keamanan oleh penguasa muslim atau dari salah seorang penduduk muslim.

Demikian macam-macam orang kafir. Berdasarkan penjelasan ini, dapat ditarik benang merah bahwa tidak semua orang kafir merupakan musuh umat muslim.

Author: pangeranbertopeng