Beritaislam.id – Upaya pencarian dan penyelamatan sedang dilakukan setelah gempa bumi mematikan mengguncang Turki Timur. Gempa ini menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai lebih dari 1.030 lainnya, menurut pihak berwenang pada hari Sabtu (25/1).
Gempa dengan kekuatan 6,8 Skala Richter melanda provinsi Elazig Timur pada pukul 8:55 malam waktu setempat pada hari Jumat (24/1). Negara-negara tetangga seperti Suriah dan Georgia pun ikut terkena imbas dari gempa ini.
Dua orang diselamatkan 12 hingga 13 jam setelah gempa bumi melanda kawasan itu. Jumlah total orang yang diselamatkan menjadi 8, kata sumber setempat.
Sebelumnya, Presidensi Manajemen Bencana dan Darurat mengatakan 782 lainnya terluka. 433 di Elazig, 222 di Malatya, 37 di Kahramanmaras, 34 di Sanliurfa, 31 di Diyarbakir, 19 di Adiyaman, dan 6 di Batman.
Menteri Kesehatan Fahrettin Koca mengumumkan jumlah kematian dari gempa bumi yang diperbarui dengan mengatakan, “Kami memiliki sekitar 30 penduduk di bawah reruntuhan di Elazig.”
“Operasi pencarian dan penyelamatan korban bencana terus berlanjut. Jumlah korban jiwa meningkat,” kata Fahrettin.
Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan bahwa korban luka dipindahkan ke rumah sakit. Fasilitas pun sudah dibuka untuk membantu mereka yang terkena dampak.
Lima bangunan di Sivrice dan 25 di distrik Doganyol provinsi Malatya hancur. Menteri Lingkungan memperingatkan warga agar tidak pergi mendekati gedung yang rusak.
Laporan mengatakan sekitar 274 gempa susulan dirasakan setelah gempa bumi dahsyat itu terjadi. Ratusan tenda, tempat tidur, dan ribuan selimut telah dikirim ke kota-kota yang terkena gempa.
Baca Juga: Trump Dikecam Karena Me-retweet Islamophobia
Turkish Red Crescent mengumumkan meja krisis didirikan di ibukota Ankara. Dan tim penyelamat dikirim ke daerah-daerah yang dilanda gempa. Dapur keliling yang bisa melayani hingga 5.000 juga sudah dikirim ke wilayah tersebut.
Menteri Pertahanan Nasional Hulusi Akar mengatakan bahwa tentara sudah siap membantu jika perlu.
Gempa bumi itu terasa di provinsi lain termasuk Tunceli, Osmaniye, Hatay, dan Adana. Selain itu, wilayah utara Suriah termasuk Azaz, Idlib, Afrin, Al-bab, Tal AByad, dan Jarabulus pun turut merasakan getaran yang disebabkan oleh gempa itu.
Ini bukan lah gempa pertama yang melanda Turki pada tahun 2020. Gempa berkekuatan 5,4 SR mengguncang provinsi barat Manisa pada hari Rabu (22/1). Dan Ankara dikejutkan oleh gempa berkekuatan 4,5 SR pada hari Kamis (23/1).
Pada tahun 2010, gempa berkekuatan 6,0 SR melanda provinsi Elazig dan memakan nyawa sebanyak 51.