Pendapat Ulama Mengenai Lagu “Aisyah Istri Rasullulah”

Beritaislam.id – Dalam sepekan belakangan, lagu berjudul “Aisyah Istri Rasullulah” menjadi trending topic sejumlah media sosial, seperti Twitter, Instagram, dan Youtube. Lagu ini bahkan menjadi trending topic peringkat 1 – 10 di Youtube Indonesia. Setidaknya ada 21 video cover yang menjadi trending topic di Youtube Indonesia.

Lagu yang awalnya dinyanyikan oleh Projector Band dan digubah oleh Mr Bie, penyanyi asal Malaysia itu di cover oleh dibawakan ulang oleh beberapa penyanyi.  Salah satunya, grup music Sabyan yang mengawali cover lagu ini di Indonesia, lalu diikuti oleh penyanyi yang lain.Video musik yang diunggah di akun Youtube Sabyan pada, Sabtu (28/3/2020) hingga Selasa (7/4/2020) sudah ditonton oleh lebih dari 23 juta kali.

Meski demikian, lirik dari lagu “Aisyah Istri Rasullulah” mengundang banyak kontroversi karena dinilai tidak sesuai dengan kisah mengenai Sayyidah Siti Aisyah RA. Penggambaran terhadap bentuk fisik Sayyidah Siti Aisyah RA menjadi salah satu kontrovional dari lagu tersebut. Dikhawatirkan penggambaran ini justru akan mengarah pada imajinasi yang tidak-tidak tentang Sayyidah Siti Aisyah RA.

Ulama dari Cirebon, Buya Yahya pun ikut mengomentari lagu tersebut. Pendiri pesantren Al-Bahjah ini berkomentar, tidak baik terlalu banyak menggambarkan fisik istri Nabi Muhammad SAW terlalu detail. Menurutnya, lebih baik liriknya diubah dengan menceritakan sifat baik Aisyah. Meski begitu, Buya Yahya berpikir positif bahwa sang penulis lagu ini tidak berniat untuk merendahkan sosok Aisyah. Ia menyarankan agar lirik mengenai ciri fisik Aisyah diganti dengan hal lain. Lirik tersebut bisa diganti dengan kepribadian Aisyah yang cerdas dan penuh kasih sayang.

“Mungkin yang membuat atau ingin menembangkan lagu ini tolong syairnya diubah ya,” kata Buya Yahya.

“Agar kita hadirkan sifat-sifat istimewa Sayyidah Aisyah. Aisyah punya kelebihan, cerdas, pandai, penuh kasih, tegas tapi sejuk wajahnya,” lanjutnya.

“Karena itu adalah ibu kita. Anda lelaki normal enggak mungkin bisa fisik detail. Mohon maaf tentang bibir karena khusus mahramnya. Kecuali kalau hatinya rusak. Tapi jika normal dan sehat tidak bisa,” jelas Buya Yahya saat menjawab pertanyaan jamaah dalam kajian Al Bahjah di channel YouTube-nya.

Selain itu Felix Siauw juga memberikan tanggapan untuk lagu yang kontroversional tersebut. Menurutnya, memang beberapa orang menganggap bahwa musik haram, dan banyak pro kontra mengenai haram atau halalnya musik. Ia pun menghargai pendapat tersebut.

“Andai mau dipakai pisau bedah fiqih, pastinya selalu ada satu hal yang bisa dikritik, karena fiqih itu luas, dalam beberapa hal ada perbedaan yang memang dibolehkan,” kicau Felix Siauw di Twitter

“Saya menghormati mereka yang mengambil pendapat musik itu haram, meski saya mengambil pendapat fiqih yang berbeda, begitulah harusnya sikap kita,” lanjutnya.

Meski demikian, Felix Siauw menilai lagu ini bisa menjadi perantara dakwah yang sangat efektif. Ada beberapa cerita yang disampaikan lewat lagu itu.

Feel-nya kena, orang jadi kagum dan ngebet, pengen seperti Bunda Aisyah, kisahnya dengan Rasulullah jadi relationship goals,” tulis Felix Siauw di Twitter.

 

Author: pangeranbertopeng