Keistimewaan Ulama dalam Al-qur’an

Berita Islam – Agama Islam meletakkan ilmu dan para pengembannya yaitu ulama dalam posisi yang sangat mulia. Mereka bagikan cahaya dalam kegelapan dan juga sebagai pemimpin yang mengarahkan umat islam. Mereka juga bisa mencapai kedudukan Al Akhyar (orang yang penuh kebaikan) dan derajat orang orang yang bertaqwa dengan ilmunya.

Tidak hanya itu, dalam hal kesaksian keesaan Allah sebagaimana yang termaktub dalam Q.S Ali Imran ayat 18, Allah memulai dengan diriNya, malaikat, dan kemudian ialah orang orang ahli ilmu.

Kemudian dalam Q.S Al Mujadalah 11 Allah berjanji akan mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu ke dalam derajat yang tinggi. Hal ini menandakan bahwa ulama memiliki kedudukan yang istimewa di dalam al qur’an. Oleh sebab itu ulama sangat dihormati dalam masyarakat Islam.

Rasulullah SAW pun pernah bersabda, “Muliakanlah ulama (orang-orang yang mengerti ilmu syariat dan mengamalkannya), karena mereka itu orang-orang mulia (orang-orang pilihan Allah) dan yang dimuliakan pula (di kalangan malaikat).”

Berikut ulasan tentang ulama adalah seorang yang menguasai ilmu agama, dirangkum dari berbagai sumber.

Ulama Sebagai Pemuka Agama

Ulama adalah kata dalam bahasa arab yang artinya seorang yang berilmu. Dalam konteks penggunaan bahasa arab ulama mengacu pada ilmuan atau peneliti dalam disiplin ilmu apapun. Kata ulama kemudian diserap kedalam Bahasa Indonesia dan terjadi pergeseran makna menjadi seorang yang ahli dalam ilmu agama Islam.

Ulama dalam konteks seorang ahli agama adalah orang yang paham betul tentang agama Islam, khususnya dalam hal fiqih (hukum Islam). Ulama menjadi rujukan dan pembimbing bagi umat Islam dalam memahami dan menghadapi persoalan kehidupan, terutama yang berkaitan dengan agama. Mereka juga dihargai karena integritas moral dan akhlak baiknya serta keterlibatannya dalam masyarakat.

Ulama dianggap sebagai pewaris nabi, karena mereka memegang tanggung jawab untuk menyampaikan ilmu dan petunjuk agama dari generasi ke generasi. Menghormati dan menghargai ulama adalah cara untuk mendapatkan keberkahan ilmu. Mereka adalah orang-orang mulia di sisi Allah dan juga mendapat penghormatan dari malaikat.

Ulama yang baik adalah mereka yang tidak terlalu tergila-gila dengan kekayaan dan kesenangan dunia. Mereka berfokus pada akhirat dan mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada umat.

Di dalam al qur’an, ulama memiliki tiga keistimewaan, antara lain:

1. Sebagai warasatun anbiya’

Dalam Q.S Fathir ayat 32 yang berbunyi:

 ثُمَّ أَوْرَثْنَا ٱلْكِتَٰبَ ٱلَّذِينَ ٱصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِٱلْخَيْرَٰتِ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْكَبِيرُ

Kata warasa terdiri atas tiga huruf yaitu Wawu, ra, dan tsa yang berarti sesuatu yang dipindahkan kepada yang lain.

Muhammad Fahmi Abdurrahman Wahhab mengatakan bahwa warisan yang ilmu yang dimiliki oleh ulama, membuktikan bahwa Allah telah memilih hamba hambaNya sebagai pewaris dan sebagai manusia yang memiliki kelebihan. Ulama sebagai pewaris para nabi juga hendaknya memiliki akhlak yang dekat akhlak Rasulullah saw.

2. Sebagai Rahmatan Lil ‘alamin

Dalam Q.S Al Anbiya’ ayat 107:

وَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَٰلَمِينَ

Ibnu Faris melalui kitab Mu’jam Maqayis Al Lughah dan Al Asfahani dalam kitab Al Mufradat Fi Gharib Al Qur’an mereka mengartikan kata rahmat atau rahmah yaitu belas kasihan, simpati dan kasih sayang. Ayat diatas menunjukkan bahwa nabi Muhammad saw diutus di dunia untuk menjadi rahmat bagi alam semesta.

Hal ini perku dicontoh oleh para ulama sebagai pewaris nabi dalam kehidupan sehari hari. Bisa dengan cara menyebarkan kasih sayang terhadap sesama manusia, dan juga seluruh alam seperti yang Rasulullah saw contohkan.

3. Sebagai sirajan munira

Dalam Q.S Al Ahzab ayat 46 Allah berfirman

وَدَاعِيًا إِلَى ٱللَّهِ بِإِذْنِهِۦ وَسِرَاجًا مُّنِيرًا

Kata siraj terdiri dari tiga huruf yaitu sin, ra, dan jim yang berarti sesuatu yang baik , perhiasan dan keindahan. Oleh karena itu, siraj juga disebut sebagai pelita sebab memiliki cahaya dan indah untuk dipandang.

Author: pangeranbertopeng