Tingginya Pertumbuhan Populasi Pemeluk Islam

Berita Islam – Islam menjadi agama dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Pew Research Center memprediksi jika perkembangan cepat ini terus berlanjut, jumlah umat Islam bisa setara dengan pemeluk Kristen, kelompok agama terbesar di dunia.

Pada 2010 lalu, Kristen menjadi agama terbesar di dunia dengan perkiraan 2,2 miliar penganut yang setara dengan sepertiga (31 persen) dari 6,9 miliar populasi manusia di bumi. Sementara itu, Islam menempati posisi kedua dengan jumlah 1,6 miliar penganut atau 23 persen populasi global.

Penelitian ini dilakukan Pew Research Center dalam Proyek The Global Religious Futures (GRF), sebuah proyek kerja sama yang didanai oleh The Pew Charitable Trusts dan The John Templeton Foundation.

Survei ini mengambil sampel hingga hampir mencapai 200 ribu orang yang berasal lebih dari 95 negara dan 130 bahasa. Selain itu, data yang dicatat juga bersumber dari studi demografis melalui sensus, data tahunan tentang pembatasan agama di 198 negara, dan sumber tambahan lainnya.

Pemeluk Islam Memiliki Tingkat Kesuburan Tinggi

Secara global, umat Islam memiliki tingkat kesuburan tertinggi dibanding dengan agama-agama lain, termasuk Kristen, Hindu, Buddha serta Yahudi. Selain tingkat kesuburan, perpindahan agama juga menjadi faktor yang membuat peningkatan pertumbuhan penganut agama.

Berdasarkan data, negara penyumbang pertumbuhan populasi tersebut adalah penduduk di wilayah Afrika Sub-Sahara. Wilayah tersebut memiliki tingkat kelahiran yang tinggi sehingga menjadikannya sebagai kontributor utama pertumbuhan populasi pemeluk agama di dunia.

“Proyeksi pertumbuhan umat Islam dan Kristen sebagian besar akan didorong oleh terus bertambahnya populasi Afrika. Karena tingginya konsentrasi umat Kristen dan Muslim di wilayah dengan kesuburan tinggi ini, persentase kedua kelompok tersebut akan meningkat dari populasi global,” tulis publikasi Pew Research Center seperti dikutip, Sabtu (29/6/2024),

Karena tingkat kesuburan yang tinggi, Afrika Sub-Sahara diperkirakan mengalami pertumbuhan tercepat secara keseluruhan. Meningkat dari 12 persen populasi dunia pada 2010 menjadi 20 persen pada 2050.

Sementara itu, kawasan Timur Tengah-Afrika Utara juga diprediksi tumbuh lebih cepat dibanding negara-negara lain. Pertumbuhan pada dua kawasan tersebut mendorong peningkatan populasi muslim secara global.

Kenapa Islam?

Alasan utama pertumbuhan yang cepat pada jumlah pemeluk agama Islam disebut karena faktor demografi. Salah satunya, kecenderungan pada umat Islam yang memiliki lebih banyak anak dibandingkan tujuh pemeluk agama besar lainnya.

Setiap wanita muslim di dunia memiliki rata-rata kelahiran anak sebesar 2,9. Di sisi lain, rata-rata kelahiran anak untuk semua kelompok agama lain digabungkan hanya 2,2.

Tidak hanya itu, populasi muslim di dunia juga disebut-sebut sebagai populasi dengan rata-rata termuda di dunia. Studi menyebutkan, populasi muslim memiliki usia rata-rata 7 tahun lebih muda dari rata-rata usia populasi agama lain.

Lebih lanjut, lebih dari sepertiga pemeluk agama Islam diproyeksikan akan terkonsentrasi di Afrika dan Timur Tengah. Karena wilayah yang diprediksi mengalami peningkatan populasi terbesar di dunia.

“Umat Islam di Afrika Sub-Sahara, rata-rata berusia lebih muda dan memiliki tingkat kesuburan lebih tinggi dibandingkan keseluruhan populasi di wilayah tersebut,” bunyi keterangan dari Pew Research Center.

Tren yang sama juga diproyeksikan terjadi di sejumlah negara dengan populasi besar, salah satunya di India. Total muslim India diprediksi tumbuh lebih cepat dibandingkan populasi mayoritas Hindu di negara tersebut. Totalnya diproyeksikan meningkat dari 14,9 persen populasi India pada 2015 akan menjadi 19,4 persen (atau 333 juta orang) pada 2060 mendatang.

Author: pangeranbertopeng