Berita Islam – Dalam Islam, terkadang ketika ada suatu acara untuk syukuran atau mendoakan seseorang yang sudah meninggal akan dilakukan tahlil. Akan tetapi, tahlil sudah menjadi salah satu tradisi yang diadaptasi Islam Nusantara dalam praktik keagamaan di Indonesia.
Acara tahlil ini biasanya dilakukan bersama-sama tetangga, saudara, dan juga keluarga. Lalu, sebenarnya, apa yang dimaksud dengan tahlil dan bacaannya bagaimana?
Pengertian Tahlil Singkat
Tahlil merupakan bacaan yang dibaca ketika ziarah kubur maupun pada saat selamatan untuk yang meninggal atau bahkan acara tasyakuran bentuk rasa syukur di masyarakat Indonesia. Contohnya hari pertama meninggal sampai hari ketujuh, ke 40 harinya.
Kalimat tahlil disebut sebagai bacaan zikir yang paling mulia. Hal ini sebagaimana telah disebutkan dalam sebuah hadis yang mengandung sabda Rasulullah SAW sebagai berikut.
“Zikir yang paling baik adalah kalimat laa ilaaha illaallah. Dan, doa terbaik adalah kalimat alhamdulillah,” (HR Tirmidzi).
Kemudian manfaat lainnya, dengan adanya tahlilan dapat memperdalam rasa cinta keimanan diri kepada Allah SWT dan mempererat tali persaudaraan antar sesama. Selain itu untuk pembacaan doa tahlil juga bisa dilakukan masyarakat pada peringatan haul, akhir Ramadhan, Ruwahan, dan saat kumpul bersama keluarga.
Dalil Tahlilan
Salah satu zikir yang dapat dibacakan saat tahlilan telah tertuang dalam sebuah hadis. Berikut hadis yang menjelaskan mengenai tahlil.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” جَدِّدُوا إِيمَانَكُمْ “. قِيلَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَكَيْفَ نُجَدِّدُ إِيمَانَنَا ؟ قَالَ : ” أَكْثِرُوا مِنْ قَوْلِ : لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Artinya: Dari Abi Hurairah RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda: Perbaruilah iman kalian. Para sahabat bertanya, “Bagaimana kami memperbarui iman kami ya Rasulullah?” Beliau Menjawab: “Perbanyaklah mengucapkan La Illaaha Illahllah”.
Bacaan Kalimat Tahlil
Susunan bacaan tahlil didasarkan pada dalil dan ijtihad ulama sehingga dapat dipastikan tahlil bukan suatu perbuatan bidah. Zikir yang dapat dibacakan telah diriwayatkan oleh Imam Ar-Rahmi yang berbunyi:
ﻗﺎﻝ اﻟﺮﻫﻮﻧﻲ ﻭاﻟﺘﻬﻠﻴﻞ اﻟﺬﻱ ﻗﺎﻝ ﻓﻴﻪ اﻟﻘﺮاﻓﻲ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﺃﻥ ﻳﻌﻤﻞ ﻫﻮ ﻓﺪﻳﺔ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ اﻟﻠﻪ ﺳﺒﻌﻴﻦ ﺃﻟﻒ ﻣﺮﺓ ﺣﺴﺒﻤﺎ ﺫﻛﺮﻩ اﻟﺴﻨﻮﺳﻲ ﻭﻏﻴﺮﻩ ﻫﺬا اﻟﺬﻱ ﻓﻬﻤﻪ ﻣﻨﻪ اﻷﺋﻤﺔ
Artinya: Imam Ar-Rahmi berkata: “Tahlil yang dikatakan oleh al-Qarafi yang dianjurkan untuk diamalkan adalah doa fidyah La ilaha illallah sebanyak 70.000 kali, sesuai yang disebutkan as-Sanusi dan lainnya. Inilah yang dipahami oleh para Imam”.
Bacaan Tahlil
لا إله إلا الله
Latin: Lā ilāha illa l-Lāh.
Artinya: Tiada Tuhan selain Allah SWT.
Saat tahlilan masyarakat seringkali melakukan sebuah tradisi membagikan berkat (nasi kotak) dan mengirimkan doa pada mayat. Hal ini biasa dilakukan ketika memasuki tahlilan hari ke-7 dan ke-40 setelah pemakaman mayat.